Presiden Halimah: Kerja Sama Tripatrit Pemulihan Pasar Tenaga Kerja

“Ke depan, tripartisme dan dialog sosial akan tetap menjadi pilar utama kebijakan ekonomi dan sosial kami dan sangat penting dalam membantu kami mengatasi tiga tantangan yang dihadapi ekonomi dan tenaga kerja yakni mengangkat pekerja berupah rendah, meningkatkan laju digitalisasi, dan sifat pekerjaan yang terus berkembang,” kata Halimah.
Pandemi COVID-19 telah menyebabkan perlambatan ekonomi dan gangguan tenaga kerja di Singapura. Pada 2020, PDB Singapura turun sebesar 4,1 persen dalam resesi terburuk yang pernah dialami negara itu.
Total lapangan kerja yang turun hampir 200.000 atau 5 persen dari angkatan kerja Singapura pada 2021 jauh melampaui penurunan lapangan kerja selama krisis keuangan global tahun 2008 dan krisis keuangan Asia pada 1997.
“Kami mengambil langkah tegas untuk mengatasi tantangan dan hari ini tingkat pengangguran kami telah pulih ke periode sebelum COVID, sebesar 2,0 persen secara keseluruhan,” tutur Halimah. (ant/dil/jpnn)
Presiden Singapura Halimah Yacob mengatakan kerja sama tripartit antara pemerintah, serikat pekerja, dan pengusaha adalah kunci pemulihan pasar tenaga kerja
Redaktur & Reporter : M. Adil Syarif
- Serikat Karyawan Garuda Indonesia Desak Transparansi Manajemen
- Wakili Indonesia, William Yani Angkat Isu Keadilan Tenaga Kerja di Forum Regional
- Hadir di Indonesia, Adecco Siap Bawa Standar Global untuk Ketenagakerjaan
- Presiden Prabowo Minta Deregulasi Genjot Daya Saing dan Investasi Industri Padat Karya
- Masuk Jateng, Investasi Senilai Rp 6 Triliun Bakal Serap 2.400 Tenaga Kerja
- Gemerlap Danantara