Presiden Jokowi Resmikan LRT Palembang 15 Juli
"Dua rangkaian ini untuk mengetahui parameternya saja. Setelah didapat parameter, tinggal menggunakan perhitungan di kedua LRT tersebut ke rangkaian lainnya," ucapnya.
Dia menambahkan, pembangunan LRT di Sumsel ini menelan biaya sebesar Rp10,9 triliun. Dana itu hanya untuk membangun prasarana seperti kontruksi, bunga bank dan pajak. Sedangkan operasionalnya nantinya dikelola oleh PT KAI.
"Yang jelas, tim saat ini terus bekerja siang malam agar target operasional yang ditetapkan bisa tepat waktu," bebernya. Direncanakan, pada 15 Juli LRT Sumsel bakal diresmikan Presiden RI, Joko Widodo, sepanjang uji tes lancar tanpa masalah.
Sekda Provinsi Sumsel, H Nasrun Umar, mengatakan, pembangunan LRT sangat diperlukan bagi warga Sumsel khususnya Palembang. LRT Sumsel menjadi solusi kemacetan Kota Palembang yang diprediksi bakal menemui grid lock pada 2020.
"Tahap awal memang digunakan untuk angkutan ofisial dan atlet Asian Games. Namun setelah itu akan digunakan oleh masyarakat Sumsel," pungkasnya. (kos/fad/ce1)
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) LRT Sumsel, Suranto, mengatakan, pembangunan dan uji coba light rail transit (LRT) Sumsel terus dikebut.
Redaktur & Reporter : Budi
- 36 Orang di Sumsel Meninggal Akibat DBD, Waspada!
- Video Narapidana di OI Diduga Berpesta Narkoba di Sel Viral, Ini Kata Kadivpas
- Ganesha Operation Bekali Siswa Sumsel Menghadapi Seleksi Masuk Perguruan Tinggi yang Ketat
- Sanksi Pidana Menanti Kades & Lurah yang Melanggar Netralitas di Pilkada 2024
- Eddy Santana-Riezky Aprilia Dorong Pemerataan Pembangunan di Sumsel
- Forkopimda Sumsel Ajak Masyarakat Jaga Keamanan di Tengah Dinamika Pilkada 2024