Presiden Minta Maaf pada Singapura dan Malaysia
Terkena Dampak Polusi Asap dari Riau
Senin, 24 Juni 2013 – 20:20 WIB

Presiden Minta Maaf pada Singapura dan Malaysia
JAKARTA--Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta maaf pada negara tetangga Singapura dan Malaysia atas bencana asap yang berasal dari kebakaran lahan dan hutan di Provinsi Riau. Hal ini diungkapkan Presiden dalam jumpa pers usai rapat terbatas bersamaa sejumlah menteri di kantornya, kompleks Istana Negara, Jakarta, Senin, (24/6). "Kami bertanggung jawab terus untuk mengatasi apa yang sedang terjadi sekarang ini," kata Presiden. (flo/jpnn)
"Atas apa yang terjadi ini, selaku Presiden saya meminta maaf dan pengertian saudara-saudara kami di Singapura dan Malaysia. Tidak ada niat Indonesia atas apa yang terjadi ini," kata Presiden. Menurut Presiden kebakaran ini terjadi karena dua faktor. Di antaranya faktor tindakan manusia yang dengan sengaja membakar lahan dan faktor cuaca yang mempengaruhi sehingga hembusan angin dan asap sampai pada dua negara itu.
Presiden menyatakan saat ini Pemerintah Indonesia tengah berupaya untuk meredakan bencana asap yang mengganggu itu. Terutama dengan membuat hujan buatan. Oleh karena itu, kedua negara tetangga diharapkan pengertiannya.
Baca Juga:
JAKARTA--Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta maaf pada negara tetangga Singapura dan Malaysia atas bencana asap yang berasal dari kebakaran
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- ExxonMobil Jadi Mitra Strategis Industri Pertambangan
- 99 Virtual Race Gelar 7 Race Bertema WMM di The Ultimate World Marathon 2025
- KPK Didesak Usut Dugaan Suap Pemilihan Pimpinan DPD dan Periksa 95 Senator
- Kemenag: 1 Ramadan 1446 H Jatuh pada Sabtu 1 Maret 2025
- Menjelang Ramadan, Polda Jabar Sidak Harga Pangan di Pasar Ciroyom Bandung, Begini Hasilnya
- Komitmen Kapolri dan Panglima TNI Tindak Oknum Penyerang Polresta Tarakan Diapresiasi