Presiden Pastikan Anak-Anak Korban Bencana Tetap Sekolah

jpnn.com, GUNUNGKIDUL - Presiden Joko Widodo meninjau dampak kerusakan yang terjadi akibat banjir dan tanah longsor di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, baru-baru ini.
Tak ketinggalan, rombongan presiden juga memastikan korban bencana tersebut mendapatkan penanganan yang baik.
"Kami mau lihat lapangan, terutama yang terkait dengan korban serta infrastruktur dan fasilitas pendidikan yang rusak-rusak," ujarnya di jembatan penyeberangan orang Dukuh Bonjing, Dusun Gelaran, Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo.
Saat peninjauan, Presiden juga mencari tahu jumlah anggaran yang harus dialokasikan pemerintah daerah dan pusat untuk melakukan pemulihan fasilitas-fasilitas yang rusak karena bencana.
"Sebagai contoh ini adalah jembatan kecil, tapi karena darurat dan Kabupaten tidak punya dana untuk ini jadi akan dikerjakan oleh BNPB atau Kementerian PU," imbuhnya.
Presiden memberikan target untuk perbaikan jembatan tersebut harus dapat diselesaikan paling lambat tiga bulan ke depan.
Adapun terkait dengan penanganan bagi para korban, Kepala Negara memastikan bahwa pelayanan dasar dan kesehatan sudah bisa diberikan secara baik.
Yang paling penting, dia menginginkan kegiatan belajar-mengajar anak-anak sekolah tidak terganggu.
Presiden Jokowi minta bangunan sekolah dan infrastruktur lain yang rusak akibat bencana segera diperbaiki dan diselesaikan
- Tornado Menyapu Amerika, 55 Juta Jiwa Terancam
- Update Gempa Myanmar: Korban Meninggal Dunia Mencapai 2.800 Orang
- Ratusan Warga Muslim Tewas akibat Gempa Bumi di Myanmar
- Gempa Bumi Kembali Terjadi di Myanmar Hari Ini
- Indonesia Pastikan Siap Membantu Myanmar dan Thailand Menangani Dampak Pasca-Gempa Bumi
- BNPB Sebut Kerugian Akibat Bencana Banjir di Jabodetabek Mencapai Rp 1,69 Triliun