Prestasi Ahok Roboh karena Mulutnya Ceroboh

jpnn.com - JAKARTA - Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Pangi Syarwi Chaniago menilai Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama alias Ahok telah melakukan langkah tepat dengan meminta maaf soal pernyataannya yang mengutip Alquran.
Namun, Pangi memperkirakan persoalan yang dihadapi calon gubernur DKI yang lebih beken disapa dengan panggilan Ahok itu bakal selesai. Sebab, Ahok juga harus menghadapi risiko ditinggal oleh calon pemilihnya pada pilkada DKI Jakarta.
Pangi mengatakan, Ahok dan partai pengusungnya harus melakukan upaya ekstra untuk menarik dukungan pemilih. “Untuk membangkitkan kembali animo publik dan harapan dari serangkaian akumulasi kekecewaan yang tinggi, terkait penistaan agama yang dilakukan Ahok," ujar Pangi kepada JPNN, Rabu (12/10).
Pria yang akrab disapa Ipang itu menambahkan, Ahok dan tim pemenangannya memang harus bekerja keras karena pernyataan calon incumbent pada pilkada DKI itu saat mengutip Surat Almaidah ayat 51 menimbulkan efek luar biasa. Bahkan efeknya sampai menghancurkan prestasi dan kerja keras Ahok selama ini.
"Jadi sangat disayangkan dan miris, karena capaian prestasi Ahok kemudian tak lagi menarik untuk dilirik. Kalau problem dimaafkan oke, cuma untuk kembali memilih Ahok, tentu butuh kerja keras, kecewa terlalu dalam karena sudah terjun bebas masuk ke wilayah agama tertentu," ujar Ipang.
Meski demikian, kata Ipang, kondisi yang terjadi saat ini belum merupakan kiamat bagi Ahok yang kembali maju berpasangan dengan Djarot Saiful Hidayat. Pasalnya, masih cukup banyak waktu bagi Ahok untuk kembali memulihkan kepercayaan publik.
“Hanya saja saya melihat Ahok empat kali bekerja keras dengan partai pendukung untuk memulihkan kembali animo kepercayaan publik yang sudah longsor," ujar Ipang.(gir/jpnn)
JAKARTA - Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Pangi Syarwi Chaniago menilai Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Ahmadi Nur Supit Isyaratkan Regenerasi di SOKSI
- Banyak Gugatan Hasil Pilkada 2024, Legislator PDIP Kritik Kerja KPU
- Dana Otsus Kena Pemotongan, Senator Filep Wamafma Sampaikan 4 Poin Pandangannya
- Ketua KPU Ungkap Kebutuhan Anggaran RP 486 Miliar Buat PSU Pilkada
- Rahmat Saleh Ingatkan Pemerintah Soal Anggaran Pengamanan PSU
- Deddy Sitorus PDIP Mengajak Mengundurkan Diri secara Massal, Waduh