Pria Australia Ditangkap Karena Berselancar Dekat Ikan Paus

Kasus ini akan diadili di Pengadilan Magistrat Pantai Christies pada 2 Agustus mendatang.
Seorang saksi melaporkan melihat pria itu "sementara rekannya mengambil foto dari pantai" sekitar pukul 17.00 pada hari Jumat (2/07/2021).
"Sayangnya, beberapa orang ingin terlalu dekat (dengan ikan paus)," demikian unggahan saksi tersebut melalui akun Facebook.
Foto-foto lain menunjukkan adanya drone yang juga mendekati ikan paus itu.
Ikan paus dan lumba-lumba merupakan hewan yang dilindungi di Australia Selatan. Salah satu ketentuan menyebutkan perlunya menjaga jarak dengan hewan tersebut.
"Pembatasan khusus lebih berlaku lagi apabila ada anak ikan paus," kata polisi.
"Jangan pernah memberi makan atau melecehkan mamalia laut. Perbuatan seperti itu dilarang dan membahayakan hewan ini," tambahnya.
Kiteboarding South Australia (KSA) yang dihubungi mengaku telah mengetahui insiden ini menyebutkan pria itu sangat menyesali perbuatannya.
Seorang peselancar layang ditangkap polisi karena diduga berselancar terlalu dekat dengan ikan paus di perairan pantai Adelaide
- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana