Prihatin Situasi Papua, Haris Azhar Minta Penguasa Setop Usik LSM dan Aktivis

Haris Azhar juga merespons ihwal banyaknya orang yang menganggap dirinya kerap membela Papua.
Dia menegaskan dirinya hanya peduli dengan Papua lantaran sudah banyak korban termasuk TNI, polisi, dan ASN yang bekerja untuk pemerintah.
"Nah, ini yang mau saya bilang di luar kasus, tetapi punya korelasi banyak pejabat di republik ini sibuk midananin, sibuk ngritik, mau ngaudit LSM, aktivis, dan pengacara," kata Haris.
Menurut Haris, tugas utama pemerintah melihat situasi di lapangan.
"Orang Papua nangis-nangis, jadi pengungsi, ini situasinya, dilemanya seperti itu," kata Haris.
Sebelumnya, proses mediasi antara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dengan Direktur Lokataru Haris Azhar dan Koordinator KontraS Fatia Maulidiyanti, batal digelar.
Sebab, Haris Azhar maupun Fatia tidak menghadiri proses mediasi di Markas Polda Metro Jaya.
Lantaran Haris dan Fatia tak hadir, Luhut Binsar Panjaitan pun memutuskan diselesaikan di pengadilan saja.
Direktur Lokataru Haris Azhar telah menjalani pemeriksaan sebagai saksi terlapor atas kasus dugaan pencemaran nama baik di Polda Metro Jaya, Senin (22/11)
- Papua dan Ujian Prabowo - Gibran
- Prajurit TNI Temukan Ladang Ganja di Pegunungan Papua
- Tokoh Agama Minta Masyarakat Papua Tak Terprovokasi Isu Pelanggaran HAM
- Forum Gerak Pemuda Desak Pemerintah Lakukan Audit NGO Penerima Dana Asing
- Kejaksaan Sita Rp 1,5 M Duit Panas PON Papua, Nixon Bidik Pejabat Negara
- Membangun Tanah Papua dengan Adat