Prodewa dan BEM UI Ajak Masyarakat Tolak RUU Polri, Ini Alasannya
Senin, 10 Juni 2024 – 18:43 WIB

Progressive Democracy Watch (Prodewa) mengadakan diskusi publik dengan tema “Waspada, RUU Polri Berpotensi Merusak Demokrasi” di Jakarta, Senin (10/6). Foto: source for jpnn.com
“RUU ini bisa merusak sistem kelembagaan negara di Indonesia, karena kewenangan yang besar di Polri bisa merusak demokrasi Indonesia,” kata Verel.
Verel mencontohkan pada pasal 16A, terdapat klausul tambahan terkait penggalangan intelijen.
Menurutnya, pasal itu memberikan Polri wewenang untuk meminta data intelijen dari badan intelijen lainya seperti dari BIN, BSSN, BAIS dan sebagainya.
“Polri ini menjadi lembaga tertinggi dari kasta Intelijen dan berpotensi bisa menyalahgunakan kewenangannya," lanjutnya.
“Kami BEM UI secara tegas menolak total RUU ini dan akan mengonsolidasikan seluruh kekuatan untuk menolak RUU ini” tegas Verel.(mcr8/jpnn)
Progressive Democracy Watch (Prodewa) dan BEM UI mengkritisi soal RUU Polri dalam diskusi publik.
Redaktur : Budianto Hutahaean
Reporter : Kenny Kurnia Putra
BERITA TERKAIT
- Pengamat BRIN: Wapres Gibran Berperan untuk Perkuat Demokrasi Sipil
- Pengamat Politik IPI: Gibran Berperan Penting Merawat Demokrasi Sipil
- Wapres Gibran Dinilai Jadi Penyelamat Demokrasi Sipil
- RUU Polri Sebaiknya Ditunda, Tunggu Penyelesaian Revisi UU KUHAP
- Bawaslu Konsisten Mengawal Demokrasi
- PA GMNI Dorong Etika Bernegara Berbasis Pancasila untuk Atasi Krisis Demokrasi