Produk Tiongkok Membeludak, Industri Mainan Domestik Lesu
Jumat, 27 Juli 2018 – 11:30 WIB

Ilustrasi mainan. Foto: Novita/Indopos/JPNN
Pameran tersebut merupakan platform yang tepat bagi para pemain di industri mainan dan perlengkapan anak di Indonesia maupun Asia Tenggara.
’’Indonesia adalah pasar mainan anak yang menggiurkan. Hal ini didukung dengan pertumbuhan jumlah penduduk, ekonomi, dan kebutuhan mainan dalam negeri. ChaoYu Expo berharap pameran ini dapat menjadi ajang temu bisnis antara pengusaha, eksporter, dan seluruh stakeholder terkait dalam rangka pengembangan industri mainan dan produk anak nasional,’’ ujar Jason Chen, general manager ChaoYu Expo, penyelenggara pameran IITE 2018. (wir/c14/oki)
Ketua Umum Asosiasi Mainan Indonesia Lukas Sutjiadi mengatakan, industri mainan dan perlengkapan anak masih cukup stabil meski dolar naik.
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Ini Respons Dasco atas Kebijakan Trump soal Tarif Impor
- Strategi Jete Indonesia Bertahan di Tengah Gempuran Produk Impor
- Wamenperin: Saya Yakin Shopee Patriotik akan Prioritaskan Produk Made in Indonesia
- Sritex Cuma Salah Satu Korban Badai Besar di Industri Garmen
- Hadiri Soft Launching Indonesia Toys Paradise, Bea Cukai Tegaskan Dukung Industri Kreatif
- Kemendag Amankan Produk Impor Tidak Sesuai Ketentuan Senilai Rp 120,5 Miliar