Prof Agus Surono: Jangan Biarkan Satu Institusi Menjadi 'Superbodi'
Jumat, 28 Februari 2025 – 11:15 WIB

Diskusi bertajuk Dominis litis dalam RUU KUHAP: Penegakan Hukum atau Absolutisme Kekuasaan IDP LP, Kamis (27/2). Foto: source for jpnn.com
Selain itu, dia juga menyoroti pentingnya memperluas praperadilan untuk perlindungan korban, namun juga menekankan bahwa hal ini tidak boleh dilakukan secara sembarangan.
"Dalam memperluas praperadilan, harus dilakukan dengan hati-hati dan mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk hak-hak korban dan terdakwa," tutur Agus.(mcr8/jpnn)
Guru Besar Hukum Universitas Pancasila, Prof Agus Surono, menekankan pentingnya memahami kewenangan masing-masing institusi
Redaktur : Budianto Hutahaean
Reporter : Kenny Kurnia Putra
BERITA TERKAIT
- Revisi KUHAP, Akademisi FHUI Sebut Penguatan Dominus Litis Meningkatkan Efektivitas Gakkum
- Dosen UIN Raden Fatah Sebut Asas Dominus Litis Bisa Timbulkan Monopoli Hukum
- RUU KUHAP Diminta Kedepankan Prinsip Check and Balance
- Akademisi Mendesak Supaya Dominus Litis jadi Bagian RUU KUHAP
- Akademisi di Unimuda Sorong Nilai Asas Dominus Litis Perlu Pengawasan Ketat
- RUU KUHAP Diharapkan Bisa Menutup Peluang Penyalahgunaan Kewenangan