Program Desa Makmur Peduli Api Dongkrak Ekonomi Rakyat

“Hasil penjualan ikan lele akan kami gunakan untuk investasi kolam lele lagi agar panen ikan bertambah banyak dan anggota kelompok tani lebih sejahtera,” kata Sutrisno.
Berbeda dengan warga Desa Mekar Jaya lainnya yang fokus di bidang pertanian dan peternakan, Sudiyono memilih untuk melakukan budidaya lebah madu. Yono, panggilan akrabnya, memang dikenal oleh warga desa sebagai pakar lebah dan sering diminta warga untuk memindahkan sarang lebah di rumah-rumah warga.
Program DMPA yang masuk ke Desa Mekar Jaya bagaikan gayung bersambut dengan keahlian Yono. Ia terpacu untuk membudidayakan lebah madu dengan mengikuti pelatihan yang difasilitasi program DMPA pada September 2017. Untuk menambah wawasannya tentang lebah, Yono juga sering mencari informasi dengan berselancar di internet.
"Saya biasanya googling dan menonton video di Youtube tentang bagaimana orang-orang di luar negeri melakukan budidaya lebah,” kata pria yang aktif di sosial media ini.
Yono saat ini memiliki 14 kotak (sarang) lebah dan berambisi untuk meningkatkan jumlah sarang hingga 50 kotak. Pria kelahiran 1972 ini harapan ke9depannya akan mengembangkan berbagai produk dari lebah, selain madu, juga royal jelly, dan bee pollen.
Direktur APP Sinar Mas Suhendra Wiriadinata mengatakan, program DMPA memungkinkan pihaknya membantu memberdayakan masyarakat sekitar sembari mengkombinasikannya dengan upaya pelestarian lingkungan. Hal ini sejalan dengan komitmen perlindungan hutan APP yang tertuang dalam Forest Conservation Policy (FCP).
APP menyiapkan dana bergulir hingga USD 10 juta untuk membentuk 500 Desa Makmur Peduli Api hingga 2020 di sekitar dan di dalam wilayah konsesi pemasok APP di lima provinsi, yaitu Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Timur.
Masyarakat desa yang masuk dalam program DMPA akan mendapatkan pelatihan bercocok tanam hortikultura, tanaman pangan, peternakan, perikanan dan olahan makanan. Hasilnya bisa digunakan warga desa untuk dijual ataupun dimakan sendiri.
Program Desa Makmur Peduli Api yang dilaksanakan di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, mendongkrak perekonomian rakyat.
- Analis Sebut Kans Ekonomi Indonesia Alami Perkembangan Progresif
- Waspada! Prediksi Kebijakan Donald Trump Bisa Picu Resesi di Indonesia
- Momen Lebaran, Gubernur Harum Beri 3 THR Spesial Untuk Rakyat Kaltim
- Kaya Susah
- Media Asing Sorot Danantara, Dinilai Serius soal Profesionalitas
- Kemudahan Akses Pendanaan bagi Pelaku Ekonomi Kreatif Sedang Dibahas Pemerintah