Program Desalinasi Gubernur Jateng Berhasil, 250 KK di Pekalongan Menikmati Air Minum Gratis

"Air ini gratis. Jadi, masyarakat dapat air bersih dan uangnya bisa digunakan untuk kebutuhan lainya," ungkap Luthfi.
Langkah itu sekaligus menjadi upaya menekan angka kemiskinan di Jawa Tengah yang dikeroyok dari berbagai sektor pembangunan.
Alasan kedua ialah mencegah penurunan permukaan tanah di wilayah pantai utara. Salah satu penyebab penurunan itu adalah masifnya penggunaan air tanah.
Program tersebut sengaja dilaksanakan di Kota Pekalongan yang sumber air tawarnya terbatas dan masyarakat sulit memenuhi kebutuhan air bersih siap minum.
Terbatasnya sumber air bersih berkontribusi menyumbang kemiskinan. Sebab, masyarakat perlu membeli air bersih untuk kebutuhan konsumsi.
Selain itu, menyumbang gangguan kesehatan, salah satunya stunting.
Dalam mewujudkan program desalinasi ini, Luthfi memerintahkan BUMD PT Tirta Utama Jawa Tengah (Perseroda) bekerja sama dengan Universitas Diponegoro (Undip).
Mesin desalinasi yang diluncurkan di Kota Pekalongan ini berkapasitas 4.000 liter/hari dengan penerima manfaat kurang lebih 250 KK penghuni Rusunawa Slamaran serta masyarakat di sekitar. (*/jpnn)
Program desalinasi yang diprakarsai Gubernur Jawa Tengah telah membuahkan hasil. 250 KK di Pekalongan menikmati air minum tawar gratis.
Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi
- 2 Reservoir Komunal Milik PAM Jaya Beroperasi, Alirkan Air ke 2.367 Keluarga
- Belasan Ribu Warga Jeteng Antusias Ikuti Mudik Gratis 2025
- Gubernur Luthfi: One Way dari KM 70 ke Kalikangkung Dimulai Besok
- Pemprov Jateng Gelar Mudik Gratis 2025, 289 Bus Berangkat dari TMII
- Gubernur Jateng Setuju RM Margono Kakek Prabowo jadi Pahlawan Nasional
- Pemprov Jateng Hapus Tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor, Gubernur Lutfhi: Berlaku 83 Hari