Program Jakarta Bersyariat, Apa Reaksi Warga?
Kamis, 23 Maret 2017 – 21:00 WIB

Pasangan Cagub-Cawagub DKI Anies Baswedan dan Sandiaga Uno. Foto: dok.JPNN.com
Dia menyatakan juga sangat terganggu dengan rencana penerapan peraturan daerah syariat hanya karena ingin mengambil simpati salah satu golongan dalam pemilihan Gubernur Jakarta.
“Sangat disayangkan jika kontrak politik Jakarta Bersyariat ini ternyata sebagai alat kampanye. Tentu membuat kekhawatiran juga bagi warga,” kata Michelle.
Meski begitu, ada juga warga yang menilai Jakarta Bersyariat punya kemungkinan untuk memperbaiki pergaulan anak muda dan menekan kejahatan.
"Tapi, saya enggak terlalu yakin bisa diterapkan. Pasti pro dan kontranya tinggi," ujar Stephani Kusuma Wardani (34), warga Utan Kayu Selatan, Jakarta Timur, yang bekerja sebagai PNS. (RM/jpnn)
Perdebatan soal kontrak politik penerapan nilai-nilai syariat Islam yang disebut-sebut bakal dijalankan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno jika terpilih
Redaktur & Reporter : Natalia
BERITA TERKAIT
- Siap Menangkan RIDO jika Pilkada Jakarta 2 Putaran, PP DKI Ajak Anak Muda Gunakan Hak Suara
- 42 Persen Pemilih Golput di Pilgub Jakarta 2024, Terbanyak Memilih saat Anies vs Ahok
- Anies Dukung Pramono – Rano Karno, Brando Susanto: Jakarta Jadi Contoh Demokrasi yang Sejuk
- Sukarelawan PMJ Ajak Warga Jakarta Tak Pilih Pemimpin yang Melukai Hati Umat
- 7 Hari Jelang Pencoblosan Pilkada, Hasto: Banyak Kandidat dari PDIP Berasal dari Rakyat
- Pemuda Pancasila Dukung RIDO di Pilkada DKI Karena Diyakini Mumpuni