Program Makan Bergizi Gratis Mulai Digelar Januari, Perlu Dukungan Pihak Ketiga

jpnn.com - JAKARTA - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengatakan program makan bergizi gratis (MBG) akan dimulai Januari 2025.
Menurutnya, perlu keterlibatan pihak ketiga untuk menyukseskan program dimaksud.
Dia juga mengatakan sebelum program MBG diterapkan, beberapa konsep dan uji coba perlu dimatangkan.
Terutama terkait anggaran yang harus disesuaikan dengan kondisi wilayah masing-masing.
"Itu yang nomor satu. Nomor dua kesehatan, pastikan makanan itu memenuhi asupan gizi. Dan yang ketiga, ada manfaat secara ekonomi bagi masyarakat dan bagi warga, dan itu membutuhkan kolaborasi," ujar Bima dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (11/12).
Bima menganggap kolaborasi dari pihak ketiga seperti corporate social responsibility (CSR) juga diperlukan dalam mendukung program tersebut.
Untuk itu Bima memberikan apresiasi kepada perusahaan pelat merah maupun swasta yang mau terlibat langsung dalam program MBG.
"Kami mengapresiasi apabila ada pihak ketiga yang bisa ikut memberikan bantuannya karena bantuan CSR itu kan biasa untuk program pemerintah," ucapnya.
Wakil Mendagri Bima Arya mengatakan program makan bergizi gratis mulai dijalankan Januari ini, perlu dukungan pihak ketiga.
- Wamendagri Jelaskan Tiga Kebijakan Pempus Setelah Revisi UU Otsus
- Ibas Memuji Peran TNI, Ahli Gizi hingga Masyarakat di Program Makan Bergizi Gratis
- Mercy Barends Buka-bukaan soal Kondisi Pendidikan di Daerah 3T
- Herman Deru-Cik Ujang dan Kanwil DJPb Kemenkeu Bahas Sinergi Pengelolaan Keuangan Daerah
- Ribuan Pelajar di Kediri Terima Manfaat Program MBG
- APTISI Siap Laporkan Oknum DPR yang Diduga Mainkan Anggaran KIP Kuliah ke MKD