Program RJIT Kementan Terbukti Memberikan Dampak Positif

“RJIT bukan hanya membenahi saluran irigasi yang bermasalah tetapi juga memaksimalkan fungsi saluran, agar luas areal tanam bisa bertambah. Sehingga diharapkan indeks pertanaman dan provitasnya pun meningkat,” katanya.
Contohnya kegiatan RJIT yang dikelola Kelompok Tani (Poktan) Karya Tani di Desa Pomahan, Kecamatan Pulung, Ponorogo.
Kelompok tani yang diketuai Sumariyadi ini memiliki lahan seluas 37 ha yang ditanami padi dan sesekali jagung saat ketersedian air berkurang.
Dia mengatakan, kondisi saluran sebelum diperbaiki berupa saluran tanah sehingga distribusi air ke lahan sawah kurang lancar akibat sering kehilangan air akibat tanah yang porus.
“Kondisi saluran saat ini menjadi saluran permanen menggunakan konstruksi ferocement dengan sistem cor di tempat dengan 2 sisi saluran,” ungkapnya.
Luas layanan irigasi sebelum dilakukan rehabilitasi saluran seluas 50 ha. Luas layanan irigasi setelah dilakukan rehabilitasi saluran layanan irigasi menjadi 55 ha.
Sementara produktivitas sebelumnya hanya 7 ton per ha, namun setelah saluran direhabilitasi mengalami kenaikan menjadi 7,7 ton per ha.
Sebelumnya IP pada lokasi tersebut 250, setelah ada kegiatan intensitas pertanaman (IP) menjadi 300 atau 3 kali tanam dalam 1 tahun.
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) mengatakan RJIT memang dilakukan untuk memastikan lahan pertanian mendapatkan irigasi yang akan menjamin kebutuhan air hingga panen.
- Hari Kedua Lebaran, Mentan Tancap Gas Turun Lapangan Sidak 4 Gudang Bulog di Sulsel
- Serapan BULOG Melonjak 2.000 Persen, Hendri Satrio: Dampak Tangan Dingin Mentan Amran
- Raker dengan Pejabat di Kementan, Legislator NasDem Sorot Program Cetak Sawah
- Kementan Gelar Pelepasan Ekspor Gula Semut dari Kulon Progo
- KPK Amankan Dokumen dan Barang Bukti Elektronik di Kantor Hukum Visi Law Office
- KPK Periksa Rasamala Aritonang terkait Kasus TPPU di Kasus Kementan