Proliga: Surabaya Samator Rawan Digusur

jpnn.com, JAKARTA - Surabaya Bhayangkara Samator harus menunda keinginannya melaju ke babak final four Proliga 2018/2019.
Hal itu terjadi setelah Samator dipaksa mengakui ketangguhan Jakarta BNI 46 dengan skor 1-3, Minggu (13/1).
“BNI main bagus. Banyak kesalahan yang kami lakukan,'' ucap Pelatih Samator Ibarsjah Danu Tjahjono setelah laga.
Ada dua masalah utama Samator. Pertama, pertahanan. Receive mereka lemah, terutama di area baseline.
Semua pemain fokus di depan net. Tidak ada pemain yang berjaga di belakang.
Kesempatan itu tidak disia-siakan BNI 46 yang mengirim smes-smes tajam ke belakang.
Mengganti tosser utama Nizar Julfikar dengan Yosvani Gonzalez Nicolas cukup membantu. Namun, tidak bedampak kemenangan.
Pada set ketiga, barulah Samator bangkit. Mereka bermain agresif.
Surabaya Bhayangkara Samator harus menunda keinginannya melaju ke babak final four Proliga 2018/2019.
- Electric PLN Jadi Kandidat Kuat Juara Proliga 2025 setelah Mendatangkan Kelsey Robinson-Cook
- Melihat Peluang Megawati Hangestri Pertiwi Bermain di Proliga 2025 atau Terbang ke Prancis
- Proliga 2025: Popsivo Polwan Dipaksa Membumi Seusai Kalah dari Pertamina Enduro
- Jakarta Pertamina Enduro Ukir Sejarah, Tren 10 Kemenangan Popsivo Polwan Runtuh
- Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, Bandung BJB Tandamata Gagal ke Final Four Proliga 2025
- Modal Menyulitkan LavAni, Palembang Bank SumselBabel Percaya Diri Tembus Final Four