Protes Pimpinan NU soal Kerumunan Massa di DKI Jakarta, Keras

Dia menyebutkan, dua agenda yang digagalkan itu yakni penyelenggaraan Maulid Nabi Muhammad dengan menghadirkan Habib Syaikh Ibn Abdul Qadir Assegaf yang dinilai berpotensi menghadirkan kerumunan masa dalam jumlah ribuan.
Begitu ketatnya aparatur negara di tingkat bawah, sangat tajam dan berimplikasi terhadap beban pengurus NU untuk juga memberikan pemahaman utuh tentang penyelenggaraan kegiatan di masa pandemi terhadap warganya.
Namun, kondisi berbeda justru terjadi di DKI Jakarta yang menjadi pusat kekuasaan. Ribuan orang berkumpul dan menimbulkan kerumunan.
"Kami dikejutkan oleh dibiarkannya ribuan orang berkerumun, dan ironisnya berada di pusat ibu kota sebagai salah satu kontributor terbesar penyebaran COVID-19," ucap Kiai Aziz.
Maka dari itu PCNU Kabupaten Cirebon menyurati Satgas Covid-19 Nasional agar dapat menerapkan hal yang sama dan berlaku adil kepada semua kalangan tanpa pandang bulu.(antara/jpnn)
Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?
KH Aziz Hakim Syaerozie menuntut pemerintah berlaku adil, jangan tajam di bawah tumpul di atas.
Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam
- Soal Lagu Bayar Bayar Bayar, GPA Ungkit Peran Polisi Saat Banjir & Penanganan Covid-19
- Isu COVID & Lab Wuhan Mencuat Lagi, China Gercep Membela Diri
- Sidang Tuntutan Korupsi APD Covid-19 di Sumut Ditunda, Ini Masalahnya
- Trump Bikin Gebrakan Hari Pertama, Langsung Teken Keppres agar AS Keluar dari WHO
- Kasus Virus HMPV Ditemukan di Indonesia, Ada yang Anak-anak
- Usut Kasus Pengadaan APD Covid-19, KPK Periksa Song Sung Wook dan Agus Subarkah