Proyek KA Cepat, Trek Jakarta-Semarang Kelar 2020

Selain soal trek, masalah perlintasan sebidang juga masih menjadi pembahasan. Pihak Jepang mengusulkan tipe trek yang Elevated, sementara indonesia menginginkan hanya berbentuk flyover.
Dalam 3 bulan ini, Budi mengatakan selain merampungkan Detail Engineering Design (DED) antara JICA dan BPPT, pemerintah juga akan mengupayakan untuk memperbanyak pandangan dari para ahli.
“Kita tambah banyak ekspert untuk bikin opsi supaya proyek lebih murah,” katanya.
Meski demikian, Budi mengatakan target selesainya trek Jakarta-Semarang tetap dipatok pada tahun 2020.
Dirjen Perkeretaapian Kemenhub Zulfikri mengatakan, semua perhitungan baik dari pemerintah maupun JICA masih belum final. Namun sudah mulai mengerucut.
Tentang pilihan trek, Zulfikri menyebut bahwa trek standar gauge bisa mengijinkan kereta untuk melaju hingga 360 km/jam.
Sementara narrow gauge, hanya mengijinkan kereta melaju maksimal 200 km/jam. “Tapi di kecepatan rata-ratanya mungkin 120-140 km per jam saja,” pungkasnya. (tau)
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan target selesainya trek Kereta Api Cepat Jakarta-Semarang tetap dipatok pada tahun 2020.
Redaktur & Reporter : Soetomo
- KCIC Manfaatkan 1.396 CCTV untuk Pastikan Keamanan Perjalanan Whoosh di Libur Lebaran
- 800 Petugas Whoosh Wajib Tes Kesehatan Sebelum Bertugas Demi Maksimalkan Pelayanan
- Memasuki Era Baru Periklanan, Pixel Group & KCIC Berkolaborasi
- Tiket Whoosh Laris Manis Terjual, KCIC: Penumpang Didominasi dari Arah Jakarta
- Libur Panjang Isra Mikraj-Imlek, Tiket Kereta Cepat Whoosh Laris Manis
- Babi Ideologi