PSI DKI Kritik Pramono, Jangan Undang Warga dari Luar Kota Setelah Lebaran

PSI DKI Kritik Pramono, Jangan Undang Warga dari Luar Kota Setelah Lebaran
Arus balik mudik lebaran diperkirakan akan membawa pendatang baru ke DKI dan sekitarnya. Foto: Wenti Ayu/JPNN

Mengacu pada data tersebut, Sekretaris Komisi E itu meminta Pemprov DKI fokus menjangkau warga sendiri ketimbang membuka diri bagi warga pendatang.

“Jangan mengundang warga luar, warga Jakarta saja masih banyak yang perlu diperhatikan,” kata dia.

Sebelumnya, Pramono Anung menegaskan tidak melarang pendatang dari daerah untuk datang ke Jakarta setelah lebaran.

Hal itu diungkapkan Pram saat melepas mudik gratis Pemprov DKI Jakarta di Silang Monas Sisi Barat, Gambir, Jakarta Pusat, pada Kamis (27/3).

Pramono mengatakan pihaknya tidak akan menggelar operasi yustisi bagi para pendatang.

“Siapapun yang akan ikut kembali mudik ke Jakarta, pendatang terutama, maka pemerintah Jakarta tidak akan menyelenggarakan operasi yustisia,” ucap Pramono.

Walau begitu, Pemprov DKI Jakarta di bawah kepemimpinannya tetap akan melakukan pengecekan hal yang berkaitan dengan kependudukan.

“Dan itu akan dilakukan oleh Dukcapil sebagai syarat dari administrasi kependudukan yang ada dan ketertiban siapapun yang datang di Jakarta,” jelasnya. (mcr4/jpnn)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?

Justin Adrian Untayana mengkritik pernyataan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang menyebut Jakarta terbuka untuk semua.


Redaktur : M. Adil Syarif
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News