PSSI Abaikan Larangan FIFA
Kamis, 10 Maret 2011 – 05:15 WIB
Pria asal Bandung tersebut beralasan bahwa pihaknya hanya berpedoman apa yang diputuskan dalam rapat Komite Eksekutif (Exco) FIFA di Zurich Senin (7/3). Pertemuan itu juga dihadiri Wakil Ketua Umum PSSI Nirwan D. Bakrie yang didampingi Deputi Sekjen Bidang Luar Negeri Dali Tahir dengan Sekjen FIFA Jerome Valcke.
Baca Juga:
Dalam pertemuan itu, FIFA menegaskan bahwa PSSI tetap harus menggelar kongres untuk membentuk komisi pemilihan dan komisi banding pada 26 Maret. Selanjutnya, komisi pemilihan harus menggelar kongres untuk memilih Ketum, Waketum, dan anggoto Exco PSSI paling lambat 30 April nanti. FIFA juga memberikan tenggat waktu hingga akhir Mei untuk menuntaskan persoalan Liga Primer Indonesia (LPI).
"Untuk LPI, perintah FIFA bukan dirangkul, melainkan diambil alih. Tidak mungkin ada dua liga yang sejajar. Kami harus tegas. Kalau tidak mau, dihukum oleh FIFA. Tentu tidak seperti menggusur PKL (pedagang kaki lima), ada cara-cara yang elegan," tutur Nugraha.
Setelah ada keputusan FIFA itu, lanjut Nugraha, PSSI sudah membentuk tim penyusun draf electoral code untuk komite pemilihan dan komite banding. Tim itu dipimpin Ibnu Munzir dengan Sekretaris Djoko Drioyono. "Mereka diberi waktu hingga Rabu (kemarin). Besok (hari ini) exco membahas draf yang telah dibuat tim tersebut," bebernya.
JAKARTA - Nurdin Halid dkk terus mencari celah untuk berkelit lagi. Pernyataan Presiden FIFA Sepp Blatter bahwa eks narapidana tidak boleh maju dalam
BERITA TERKAIT
- Thom Haye tak Sabar Bertemu Patrick Kluivert di Timnas Indonesia, Singgung Nostalgia
- Anthony Sinisuka Ginting Absen di Indonesia Masters 2025, Alasannya Bikin Ngilu
- Indonesia Masters 2025: Tarian Terakhir The Daddies Akan Spesial
- Bali United Membantai 10 Pemain Semen Padang
- Tim SUP Berjaya di Pattaya, Akmal Yakin Indonesia Mampu Bersaing di Level Global
- Mason Greenwood Top Skor Sementara Liga Prancis