PSSI Dipimpin Erick Thohir Sudah On The Track

jpnn.com, JAKARTA - Pakar manajemen prestasi olahraga Djoko Pekik Irianto menilai PSSI di bawah kepemimpinan Erick Thohir sudah on the track menuju perbaiki sepak bola Indonesia.
Djoko Pekik mengatakan kinerja PSSI dalam konteks organisasi, Erick yang digadang-gadang menjadi calon wakil presiden memang sudah sesuai jalur untuk menuju progres lebih baik.
"Tentu dimulai dari aspek manajerial semacam penataan kompetisi Liga 1, Liga 2 dan Liga 3. Serta melakukan bersih-bersih terhadap mafia sepak bola dan sebagainya jadi di dalam konteks itu memang di bawah Pak Erick secara progresif bisa dikatakan lebih baik," ujarnya ketika dihubungi, Kamis (5/10).
Namun, lanjut Djok Pekik, manajerial saja tidak serta merta baik jika belum diketahui proses pembinaan diiringi pembinaan prestasi.
"Hasil survei akan lebih valid jika prestasi sepak bola kita yang makin membaik," katanya.
"Hasil Asian Games lalu kurang baik, tetapi, kita punya tolak ukur lainnya, yakni Piala Dunia U-17 yang akan digelar bulan November, indikator kinerja baik dan progresif akan nyambung dengan hasil berupa prestasi," imbuhnya.
Djoko membuat analisa tersebut dengan harapan Indonesia mendapat prestasi bagus.
"Piala Dunia U-17 terus meningkat seperti yang dicanangkan PSSI kita bisa lolos piala dunia 2038. Tugas utama PSSI adalah mampu menduniakan sepak bola Indonesia," ujarnya.
Pakar manajemen prestasi olahraga Djoko Pekik menilai PSSI di bawah kepemimpinan Erick Thohir sudah on the track menuju perbaiki sepak bola Indonesia.
- PSSI Identifikasi Pria yang Merebut Jersei Marselino dari Anak Kecil, Hukuman Berat Menanti
- PSSI Berikan Sanksi Keras Terhadap Oknum Suporter Timnas Indonesia yang Merokok di SUGBK
- Erick Thohir Bersama Legenda Belanda Mulai Membicarakan Program Pembinaan Pemain
- Dukung Kelancaran Arus Mudik, ASDP Lepas 106 Peserta Mudik Gratis ke Bandar Lampung
- Kementerian BUMN Lepas Peserta Mudik Gratis dengan 200 Kota Tujuan
- Menjelang Timnas Indonesia Vs Bahrain, Erick Thohir Pamer Kebersamaan dengan Patrick Kluivert