PT PON Menyerahkan Bantuan Senilai Rp 6,8 Miliar untuk Penanganan Covid-19 di Gresik

"Saya berdoa agar PT PON selalu sukses ke depannya dan dapat berkontribusi kepada pembangunan negeri ini," ujar dia.
Terkait ambulans, Gus Yani akan berkoordinasi dengan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah.
"Kami diskusikan dengan Bu Wabup untuk pemetaannya, karena kami juga punya posko," jelas dia.
Direktur Utama PT PON Jaya Martapa menjelaskan yang melatarbelakangi pemberian bantuan itu karena selama ini pihaknya sering menemukan kasus di masyarakat yang kurang mendapatkan fasilitas ambulans.
"Itu yang menguatkan tekad kami memberikan sesuatu kepada sekeliling yaitu Pemkab Gresik dan masyarakat di sekitar pabrik," kata dia.
Jaya mengatakan perusahaan yang bergerak di bidang industri 2-Ethyl Hexanol (2EH), Iso-Butanol (IBA), N-Butanol (NBA), dan Liquid Carbon Dioxide (LCO2), itu juga memberikan 20 tabung oksigen berukuran enam meter kubik.
"Yang lainnya berupa 3.000 baju hazmat, 1.000 gown medis, 1.000 appron medis, 10.000 masker medis, 3.000 masker N95, 20.000 sarung tangan latex, dan 100 kantong jenazah," jelas dia.
Jaya menambahkan kondisi pandemi yang memprihatinkan sekarang ini menjadi perhatian perusahaan yang 50 persen sahamnya dimiliki Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Pertamina.
Bantuan berupa ambulans, APD, serta sembako itu diserahkan langsung PT PON kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani alias Gus Yani.
- Pelayanan Kesehatan di Semarang Tetap Berjalan Selama Lebaran, Ambulans Gratis Disiagakan 24 Jam
- Hidayat Arsani Ingin Anggaran Mobil Dinas Gubernur Babel Dialihkan Beli Ambulans
- Soal Lagu Bayar Bayar Bayar, GPA Ungkit Peran Polisi Saat Banjir & Penanganan Covid-19
- Minim Fasilitas, Pengemudi Ambulans Bogor Temui Ketua DPRD Bahas Solusi
- Peduli Kesehatan Warga, Polres Banyuasin Resmikan Ambulans Air
- Tagana Kota Bogor Sampaikan Kebutuhan Ambulans, DPRD Janji Beri Dukungan