PT PP Raih kontrak baru Rp 4,5 Trilliun
Jumat, 05 April 2013 – 16:18 WIB

PT PP Raih kontrak baru Rp 4,5 Trilliun
JAKARTA – Corporate Secretary PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk Betty Ariana mengatakan hingga Maret 2013 pihaknya telah mengantongi kontrak proyek baru sebesar Rp 4,5 triliun. PT PP (Persero) Tbk, merupakan perusahaan konstruksi dan investasi terkemuka di Indonesia. Tahun ini, perseroan menargetkan laba bersih sebesar Rp 370 milliar atau naik sebesar 20 persen dibandingkan tahun sebelumnya. "Kenaikan laba bersih tersebut diperoleh dari pendapatan empat bidang bisnis yang yakni konstruksi, properti, EPC dan investasi," tutur Betty.
"Proyek-proyek besar yang berhasil kami menangkan yakni JW Marriot Hotel, St Moritz, The Kencana, Mall Matahari Karawang, M Gold Tower, Uluwatu Hotel, Tunjungan Plaza V Surabaya, Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta Cengkareng, rel kereta api di daerah Sumatera Selatan oleh PT KAI, serta proyek EPC PLTGU Tanjung Uncang 120 MW," ujar Betty melalui dalam keterangan tertulis, Jumat (5/4).
Perolehan tersebut meningkat 2,5 kali dibandingkan perolehan kontrak baru periode yang sama tahun lalu. "Dengan target kontrak baru tahun ini sebesar Rp 19,7 triliun, maka perolehan sampai dengan kuartal satu ini telah mencapai 23 persen," jelasnya.
Baca Juga:
JAKARTA – Corporate Secretary PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk Betty Ariana mengatakan hingga Maret 2013 pihaknya telah mengantongi kontrak
BERITA TERKAIT
- Dukung Industri Pertambangan, Trakindo Serahkan Unit CAT MD6250 ke Thiess
- Thong Guan Industries Bhd asal Malaysia Resmi Berinvestasi di KIT Batang, Jawa Tengah
- Akselerasi Solusi Keuangan, Bank Mandiri Perkuat Komitmen bagi Petani & UMKM
- Pakar Ingatkan Dampak Jangka Panjang Boikot yang Ditunggangi Kepentingan Bisnis
- Tepis Isu Liar, Babe Bambang Pranoto Angkat Bicara soal Sengketa Merek Kutus Kutus
- Dukung Kemajuan Sektor Pertanian, Kementan Kaji Ulang SKKNI Bidang Alsintan