Puan Bakal Gembleng 12 ribu Kader PDIP Jateng
Sabtu, 09 Juni 2012 – 16:01 WIB

Puan Bakal Gembleng 12 ribu Kader PDIP Jateng
JAKARTA - Bulan Juni yang telah dicanangkan sebagai Bulan Bung Karno terus dimanfaatkan PDI Perjuangan untuk menggembleng kader-kadernya. Rencananya besok (10/6), PDI Perjuangan akan menggelar apel siaga di Banyumas, Jawa Tengah. Menurut Puan, partainya sudah bertekad untuk kembali merebut kepercayaan rakyat. "Dan di Apel Siaga ini kami ingin teguhkan lagi komitmen itu dengan rencana langkah-langkah yang jelas dan nyata," ujar Puan.
Ketua DPP PDIP, Puan Maharani, mengungkapkan, 12 ribu kader PDIP se-Jawa Tengah akan hadir pada apel siaga yang dipusatkan di Gedung Olah Raga (GOR) Satria di Purwokerto, Kabupaten Banyumas. "Bulan Bung Karno ini menjadi momentum yang baik untuk mengadakan Apel Siaga di Banyumas, karena secara psikologis akan menguatkan konsolidasi internal PDI Perjuangan," kata Puan kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (9/6).
Baca Juga:
Rencananya, Puan akan bertindak sebagai pemimpin apel siaga. Puan yang juga putri dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menambahkan, dirinya akan memaparkan tentang kondisi Indonesia terkini di hadapan para kader Banteng. Selain itu, kader juga akan diberi instruksi tentang hal-hal yang harus dilakukan terkait kondisi terkini.
Baca Juga:
JAKARTA - Bulan Juni yang telah dicanangkan sebagai Bulan Bung Karno terus dimanfaatkan PDI Perjuangan untuk menggembleng kader-kadernya. Rencananya
BERITA TERKAIT
- Ketua KPU Ungkap Kebutuhan Anggaran RP 486 Miliar Buat PSU Pilkada
- Rahmat Saleh Ingatkan Pemerintah Soal Anggaran Pengamanan PSU
- Deddy Sitorus PDIP Mengajak Mengundurkan Diri secara Massal, Waduh
- Bupati Tasikmalaya Terpilih Ade Didiskualifikasi MK, KPU Jabar Beralasan Begini
- Ibas Ajak Semua Kader Demokrat Buat Program untuk Kesejahteraan Rakyat
- Ahli Kepemiluan Usul Ambang Batas Maksimal 50 Persen di Pilpres dan Pilkada