Pukuli Istri dengan Palu, Suami Dilaporkan ke Polisi

jpnn.com - TIMIKA – Seorang pria berinisial JD (30) dilaporkan telah melakukan penganiayaan kepada isterinya sendiri yang bernama Otina G (27).
Laporan itu disampaikan langsung oleh korban sekitar Pukul 11.00 WIT, Jumat (6/6) ke Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polsek Mimika Baru (Miru), di Jalan C Heatubun (jalan baru).
Seperti juga yang disampaikannya kepada polisi, Otina saat ditemui Radar Timika (Grup JPNN) di Polsek Miru menuturkan, peristiwa penganiayaan itu terjadi pagi hari sekitar Pukul 07.00 WIT, Jumat (6/6).
“Tadi pagi saya dianiaya oleh suami saya,” kata korban sambil meringis kesakitan. Dirinya menjelaskan, awal terjadinya penganiayaan tersebut, saat dirinya terlibat pertangkaran mulut dengan JD. Diduga emosi, JD kemudian memukul korban.
“Kami dua ribut karena ada masalah sedikit. Tapi mungkin dia emosi lalu dia ambil martelu (palu, Red) untuk pukul saya,” papar korban sambil menunjukkan bagian tubuhnya yang terkena pukulan.
Korban juga mengaku dipukul pada bagian betis, paha, punggung dan tangan serta pundak. “Dia pukul saya pakai martelu di badan. Ini sampai kaki saya bengkak begini. Mau jalan saja setengah mati,” tukasnya.
Anggota Polsek Miru kepada Radar Timika mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan tersebut. “Kami sudah terima laporannya. Dan sudah kami buat Laporan Polisi-nya. Pelaku bisa dijerat undang-undang nomor 23 tahun 2004 pasal empat ayat satu tentang KDRT,” katanya.(tns)
TIMIKA – Seorang pria berinisial JD (30) dilaporkan telah melakukan penganiayaan kepada isterinya sendiri yang bernama Otina G (27). Laporan
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Curi Motor di Parkiran Toko, Pria di Lubuk Linggau Ditangkap, 1 Masih Diburu
- Tawuran Berulang di Gambir Jakpus, Kombes Susatyo Buru Provokator
- Soal Penyebab Kematian Jurnalis Situr Wijaya, PWI dan AJI Buka Suara
- Pencuri Motor di Masjid Taeng Gowa Diringkus Polisi
- Kematian Jurnalis Situr Wijaya Janggal, Diduga Dibunuh
- Pencuri Motor di Masjid Taeng Gowa Ditangkap Sebelum Jual Hasil Curian