Pulang dari Luar Negeri, Mantan Presiden Hadapi Tuduhan Makar

Pulang dari Luar Negeri, Mantan Presiden Hadapi Tuduhan Makar
Mantan Presiden Ukraina Petro Poroshenko. Foto: ANTARA/REUTERS/Ukrainian Presidential/tm

"Kita di sini bukan untuk melindungi Poroshenko, tetapi untuk bersatu dan melindungi Ukraina," kata Poroshenko kepada massa.

Pada konferensi pers, Tetiana Sapyan, juru bicara Biro Investigasi Negara (DBR), mengatakan Poroshenko telah diberi surat panggilan untuk hadir di pengadilan pada Senin malam.

"Namun, Petro Poroshenko menolak untuk menerima dokumen prosedural, mengabaikan persyaratan hukum penyelidik, dan pada saat yang sama, orang-orang yang bersamanya melakukan perlawanan fisik, yang terekam dalam rekaman video."

Ukraina dan sekutu-sekutunya telah mengeluarkan peringatan tentang keberadaan puluhan ribu tentara Rusia di dekat perbatasan.

Setelah upaya diplomasi yang dilakukan selama berhari-hari pada pekan lalu tidak mencapai terobosan, Amerika Serikat mengatakan pada Jumat (14/1) bahwa Rusia sedang mempersiapkan dalih untuk serangan.

Tuduhan itu dianggap Kremlin, kantor presiden Rusia, tidak berdasar. (ant/dil/jpnn)

Setelah lama tinggal di luar negeri, mantan presiden ini akhirnya pulang untuk menghadapi kasus makar yang dituduhkan kepadanya


Redaktur & Reporter : Adil

Sumber Antara
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News