Pulau Ini Indah, Dijaga Buaya Kutukan Sang Raja

Sampai pada saat duka menyelimuti sang raja. Sebab, istrinya meninggal karena sakit.
Sejak saat itu raja menjadi tidak bersemangat menjalankan pemerintahan. Kondisi kesehatannya juga semakin hari semakin memburuk.
Raja kemudian memutuskan untuk pergi berlayar dengan maksud ingin menghibur hati. Lalu menyerahkan kursi pemerintahan kepada kedua anaknya yaitu naga dan buaya.
Namun, pasca ditinggal sang raja, kerajaan berjalan kurang baik. Pasalnya, watak antara naga dan buaya sangat berbeda.
Naga sang adik sering meminta uang untuk berjudi dan sama sekali tidak mempedulikan pemerintahan. Sementara, buaya betul-betul mengemban kepercayaan yang diberikan ayahnya.
Sampai pada suatu hari buaya tidak tahan lagi melihat tingkah laku naga. Buaya kemudian menegur naga dan tapi sang adik marah.
Naga menantang sang kakak untuk bertarung. Di mana, buaya menerima tantangan itu karena berniat untuk menghentikan perbuatan naga.
Pasukan kerajaan saat itu terbelah dua. Pertarungan hebat terjadi antara naga dan buaya.
Pulau yang sangat indah ini terletak di tengah Sungai Kahayan, tepatnya di wilayah Desa Mintin, Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis),
- Warga Palu Tewas Diterkam Buaya Saat Berenang di Pantai, Begini Kejadiannya
- Buaya yang Makan Bocah di Rohil Dibelah, tetapi Jasad Korban Tak Ditemukan
- Turun ke Lokasi Banjir, Walkot Pekanbaru Minta Warga Mewaspadai Buaya
- Bintangi Film Rumah Teteh: Story of Helena, Nova Eliza Bagikan Cerita Mistis Saat Syuting
- Bocah Diserang Buaya di Muara Pangkalbalam, Tim SAR Pangkalpinang Melakukan Pencarian
- 6 Kecamatan di Kabupaten Bekasi Dilanda Banjir, BPBD: Tidak Ada Korban Jiwa