Puluhan Guru PPKN Kabupaten Kendal Mendatangi MPR

“Padahal ayamnya itu dari Indonesia sendiri bukan dari asing,” paparnya.
Untuk itu dirinya mengharap agar kita tidak kalah bersaing dengan produk luar. Untuk itu diharapkan kita bisa memasak dan mengolah makanan yang lebih bagus dibanding dengan bangsa lain.
Sebagai guru PPKN apa yang diajarkan, menurut Fadholi, sama dengan apa yang dilakukan oleh MPR, yakni mensosialisasikan Empat Pilar.
“Bapak, ibu, mempunyai peran dalam meletakan dasar pemahaman kebangsaan,” ujarnya.
Ia berharap apabila mereka mempunyai gagasan tentang paham kebangsaan yang berasal dari lingkungan sekolah, gagasan itu bisa ditulis atau diungkapkan. Dengan cara yang demikian kita bisa merawat nilai-nilai kebangsaan.
Kedatangan mereka, menurut Siti Fauziah diharapkan bisa membawa manfaat. “Kami berterima kasih atas kunjungannya,” ujarnya. D
alam kunjungan tersebut, para guru bisa menyampaikan aspirasinya. “Bisa bertanya langsung pada anggota MPR, Bapak Fadholi,” paparnya.
Senada dengan Siti Fauziah, Kabag Pemberitaan Setjen MPR Rharas Esthining Palupi mengatakan MPR telah menerima delegasi dari instansi pendidikan dari level PAUD hingga mahasiswa dan guru-guru serta organisasi masyarakat.
Tugas MPR selain masalah kenegaraan juga melakukan Sosialisasi Empat Pilar yakni Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.
- IHSG Anjlok, Waka MPR: Kuatkan Basis Investor Instituional Domestik
- Gelar Bazar Murah di Subang, Waka MPR: Ringankan Beban Masyarakat
- Waka MPR Jajaki Peluang Investasi di Bidang Teknologi Karbon Rendah
- Dukung Eksistensi BPKH, Ketua MPR: Penting untuk Meringankan Biaya Haji
- Anak Menkum Supratman dan Ahmad Ali Dilaporkan ke KPK terkait Pemilihan Pimpinan MPR dan DPD
- Waka MPR Apresiasi Penjelasan Dirut Pertamina: Redam Kegundahan Publik