Puluhan Pencurian Listrik Terbongkar
Kamis, 26 April 2012 – 10:35 WIB

Puluhan Pencurian Listrik Terbongkar
SAMPIT – Kasus pencurian daya listrik di Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) cukup tinggi. Buktinya, dalam operasi beberapa hari terakhir, PT PLN Ranting Sampit berhasil membongkar puluhan kasus pencurian daya listrik. Hingga kemarin, tim PLN didampingi kepolisian terus melakukan razia di sejumlah kawasan. Pagi kemarin, tim tersebut terlihat memeriksa jaringan di kawasan simpang tiga Baamang dan lokasi lainnya untuk memeriksa kemungkinan adanya pencurian daya listrik.
Supervisor Administrasi PT PLN Ranting Sampit, Suhartadi mengatakan, operasi penertiban ini merupakan bagian dari operasi yang dilakukan secara besar-besaran oleh PLN Kalselteng. Sejak operasi dilakukan 17 April hingga 20 April lalu saja sudah tercatat 41 pelanggaran yang ditemukan di Sampit, baik oleh pelanggan maupun nonpelanggan PLN.
"Operasi ini dilakukan terkait upaya PLN mencegah berkembangnya pemakaian listrik secara ilegal atau tidak sah di kalangan masyarakat yang nantinya mengakibatkan kerugian pada pihak PLN. Kami terus melakukan operasi ini karena sangat merugikan pihak kami. Sedangkan untuk laporan yang operasi selanjutnya kami belum menerima laporan,“ ujarnya.
Baca Juga:
SAMPIT – Kasus pencurian daya listrik di Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) cukup tinggi. Buktinya, dalam operasi beberapa hari terakhir,
BERITA TERKAIT
- Cegah Kasus Kesehatan Mental Lewat Platform Heroremaja Besutan Yayasan Plato
- Viral Warga Asal Sultra Mengaku Ditolak Dinsos Jatim, Ternyata
- Dukung Mudik Lebaran, Hutama Karya Kebut Proyek Tol Palembang-Betung
- Perampokan Sadis di Kampar, Wanita Tewas, Uang Rp 40 Juta dan Perhiasan Raib
- Irjen Iqbal Desak Perusahaan Bertanggung Jawab Atas Kecelakaan Truk di Sungai Segati
- Irjen Iqbal Tempuh 3 Jam ke Lokasi Truk Tercebur di Sungai Segati, 9 Orang Masih Dicari