Puluhan Ribu Kosmetik Ilegal Diamankan BPOM dari Pasar Avava

Melihat jenis barang yang diedarkan di toko-toko tersebut, diduga disalurkan distributor yang sama. "Kami rasa begitu, tiap jenis kosmetik ilegal ini diduga distributornya sama," tuturnya.
Yosef mengatakan permintaan masyarakat akan kosmetik ilegal ini masih tetap tinggi. Padahal beberapa jenis kosmetik ilegal mengandung beberapa bahan berbahaya seperti mercury.
"Mercury ini bisa menyebabkan kanker kulit. Bagi wanita hamil, menggunakan krim berbahan mercury bisa menyebabkan janinya cacat. Sangat berbahaya menggunakan kosmetik-kosmetik yang belum teruji tersebut," ujarnya.
Apakah nantinya akan tetap dilakukan razia kosmetik ini? Yosef mengatakan masih ada beberapa pusat perbelanjaan lagi yang akan di razia BPOM Kepri.
"Masih ada beberap kali lagi, setelah itu kami melakukan pengawasan terhadap makanan jelang Natal dan Tahun Baru," pungkasnya. (ska)
Puluhan ribu kosmetik ilegal berbagai merek disita Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kepri dari Pasar Avava, Jodoh, Selasa (4/12).
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Komitmen BPOM Soal Pengawasan Produk Kosmetik yang Beredar di Masyarakat
- Gemerlap Danantara
- Kementrans Siapkan Barelang Jadi Pilot Project Kawasan Transmigrasi Terintegrasi
- DPR Bentuk Panja Usut Mafia Lahan di Batam, Pengamat: Panggil Menteri ATR/BPN
- Hasil Seleksi Administrasi PPPK Tahap II Batam, 322 Pelamar tak Lulus
- Ingin Jadikan Batam Pusat Investasi, Komisi VI DPR Bentuk Panja