Puluhan Ribu Napi Bakal Dapat Amnesti, Syahganda Ingatkan Presiden

Contoh lain, Syahganda menyebut Kasus Jumhur Hidayat terkait kritik RUU Omnibus Law yang belum final di MA. Demikian juga beberapa laporan kriminalisasi kepada Habib Rizieq, Rocky Gerung, dan sejumlah nama lain masih menggantung.
Syahganda yang juga menjadi kordinator Persaudaraan Tahanan Politik (Tapol/Napol) era Jokowi ini lantas meminta agar Presiden Prabowo Subianto memberikan abolisi atau amnesty kepada semua tahanan politik di era Jokowi. b
Baik yang masih di penjara seperti Gus Nur dalam kasus ijazah palsu, maupun yang telah keluar penjara.
"Orang-orang yang sudah keluar penjara saat ini mengalami nasib buruk berupa kesulitan membuat surat kelakuan baik, kehilangan mata pencaharian dan mengalami gangguan fisik," katanya.
Menurut Syahganda sebagian besar mereka merupakan pendukung garis keras Prabowo di era penangkapan itu, seperti Mayjen (purn) Sunarko, Laksamana Madya (purn) Sony, Zainuddin Arsyad dan Eko Suryo Santjojo.
"Sepantasnya Prabowo memprioritaskan urusan kasus politik, bukan kriminal. Saya juga berharap agar janji Ketua Harian Gerinda Prof Sufmi Dasco Ahmad beberapa waktu lalu dipenuhi. Yakni, ada kompensasi di luar rahabilitasi politik," kata Syahganda. (gir/jpnn)
Syahganda Nainggolan mengingatkan Presiden Prabowo terkait rencana pemberian amnesti bagi puluhan ribuan narapidana.
Redaktur & Reporter : Kennorton Girsang
- Mentrans Iftitah Serahkan Bingkisan Lebaran dari Presiden Prabowo untuk Warga Rempang
- Ada Pihak Ingin Presiden Prabowo Dihabisi Setelah UU TNI Direvisi
- Cak Nun
- Presiden Prabowo Meresmikan Aturan Perlindungan Anak di Media Sosial
- Disaksikan Presiden Prabowo, BAZNAS Salurkan 5 Program Pemberdayaan bagi Mustahik
- Apresiasi Kinerja BAZNAS, Presiden Prabowo: Terima Kasih