Puncak Hari AIDS Sedunia, Dinkes Gelar Round Table Discussion, Begini Situasinya

jpnn.com, TANGERANG - Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kesehatan menggelar kegiatan Round Table Discussion sebagai acara puncak dari rangkaian peringatan Hari AIDS Sedunia 2021 di Aula Gedung Dinkes.
Mengusung tema ‘Akhiri AIDS, Cegah HIV, Akses untuk Semua', acara ini menghadirkan sejumlah narasumber yang berkompeten di bidangnya.
Mulai dari Budi Suhendar dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Provinsi Banten, Wakil Ketua Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Cabang Banten Dhika Prabu, Psikolog Nurhasanah, dan Hages Budiman sebagai penyintas HIV.
Kepala Dinas Kesehatan Dini Anggraeni mengungkapkan puncak Hari AIDS Sedunia ini juga diikuti ratusan peserta secara online.
Para peserta terdiri dari jajaran puskesmas, rumah sakit, Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Forum Kota Tangerang Sehat (FKTS), dan stakeholder lainnya.
“Selain diskusi bersama, di Hari AIDS Sedunia ini Dinkes berharap dapat membangun kebersamaan semua stakeholder di Kota Tangerang, untuk bekerja sama dalam penanganan kasus HIV AIDS di Kota Tangerang saat ini," kata Dini, Rabu (1/12).
Sebelumnya, Dinas Kesehatan juga telah mengadakan Kolaborun. Mulai dari virtual run lima kilometer, virtual walk lima kilometer dan fun bike 20 kilometer.
Tidak hanya itu, kegiatan lain juga diselenggarakan seperti lomba jajan challenge, Instagram video, foto menarik dengan landmark Kota Tangerang, kostum terunik hingga share and win challenge.
Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kesehatan menggelar kegiatan Round Table Discussion sebagai acara puncak dari rangkaian peringatan Hari AIDS Sedunia 2021.
- PIK2 dan Disnaker Tangerang Buka Pelatihan Kerja Gratis
- Menjelang Lebaran, Wali Kota Sachrudin Larang ASN Tangerang Terima Gratifikasi
- Tragis! Pria di Tangerang Dimutilasi Sepupu, Potongan Tubuh Disimpan Dalam Lemari Es
- Omongan Menteri Trenggono Disebut Tidak Mendasar oleh Pihak Kades Kohod, Waduh
- Investasi Properti di Tangerang Memberi Kontribusi Rp 50 T, IDM: Bukti Dampak Positif bagi Daerah
- Kades Kohod Disebut Bersedia Bayar Denda Pagar Laut Rp 48 Miliar