Pungli di Sekolah, Mesti Disanksi
Minggu, 08 Juli 2012 – 11:14 WIB

Pungli di Sekolah, Mesti Disanksi
CIREBON- Persoalan pungutan liar (pungli) dalam PPDB mesti jadi perhatian Dinas Pendidikan (Disdik). Kabid Litbang Dewan Pendidikan Kota Cirebon, M Rafi SE mengatakan, upaya klarifikasi Disdik lewat surat dianggap tidak efektif.
Menurut dia, itu menunjukkan Disdik tidak memiliki ketegasan dalam menghadapi persoalan pungli. "Ini terlihat jelas, kalau Disdik itu tidak tegas. Seharusnya ada pemanggilan, bukan hanya sekadar surat untuk klarifikasi," tuturnya kepada Radar Cirebon (Grup JPNN), kemarin.
Baca Juga:
Rafi mengungkapkan, mestinya Disdik melakukan tinjauan langsung. Bisa dengan turun ke sekolah yang terindikasi melakukan pungutan, atau memanggil kepala sekolah.
"Kalau memang benar ada kesalahan, ya harus diberi sanksi. Sistem online ini kan sudah baik, jangan sampai dikotori dengan adanya pungli di sekolah," terang pria yang juga koordinator Jaringan Aliansi Masyarakat Sipil (JAMS).
CIREBON- Persoalan pungutan liar (pungli) dalam PPDB mesti jadi perhatian Dinas Pendidikan (Disdik). Kabid Litbang Dewan Pendidikan Kota Cirebon,
BERITA TERKAIT
- UNSRI dan Ganesha Operation Berbagi Trik Lulus Seleksi Masuk PTN
- UBM Ajak Siswa Kenali Potensi Data Science dan Artificial Intelligence
- SIS South Jakarta Salurkan Hasil Mega Bazaar ke Organisasi Nirlaba
- Puasa dan Idulfitri 2025: Libur Sekolah 13 Hari, Tidak Termasuk Tanggal Merah
- BEMSMART23, Dukung Pemberdayaan Siswa di Bidang Olahraga dan Seni
- Pesan Kepala BPKH kepada Wisudawan UI: Jadilah Pribadi yang Impactful