Punya Niat Bantu KPK
Rabu, 13 Oktober 2010 – 16:47 WIB

Punya Niat Bantu KPK
JAKARTA -- Anggota DPR, Panda Nababan, menegaskan bahwa laporan perilaku hakim pengadilan tipikor yang dia sampaikan ke Komisi Yudisial (KY), bukan semata-mata persoalan pribadi lantaran dirinya ditetapkan sebagai tersangka kasus kasus suap pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Miranda Goeltom.
Dia mengatakan, laporan dibuat karena menurutnya lima hakim pengadilan tipikor yang menyidangkan perkara suap dengan terdakwa Dudhie Makmun Murod, telah melanggar etika, dan bahkan melanggar UU kehakiman, yang mengharuskan hakim bersikap profesional, independen, dan fair. Menurut Panda, hakim saat menyidangkan perkara ini telah menghilangkan sejumlah fakta, sebaliknya, fakta yang tidak ada dianggap ada. "Ada fakta-fakta yang dimanipulasi. Yang ada ditiadakan, yang tak ada diadakan," ujar Panda kepada wartawan usai menyampaikan laporkan ke KY, Rabu (13/10).
Baca Juga:
"Jadi ini bukan kepentingan saya pribadi. Tapi ini soal kebenaran," imbuhnya. Dia juga mengatakan, langkah yang dia lakukan, yakni melaporkan hakim pengadilan tipikor ke KY, merupakan yang pertama kali. Selama ini, lanjut politisi PDIP itu, belum pernah ada pihak yang melaporkan hakim tipikor.
Dia juga menegaskan, langkahnya ini sekaligus untuk membantu KPK. Dikatakan, jangan sampai proses penyelidikan, penyidikan, hingga penuntutan, yang dilakukan KPK, akhirnya berantakan di pengadilan tipikor. "Saya ingin membantu KPK, supaya hasil penyelidikan, penyidikan, ujungnya tetap baik," ucapnya. (sam/rnl/jpnn)
JAKARTA -- Anggota DPR, Panda Nababan, menegaskan bahwa laporan perilaku hakim pengadilan tipikor yang dia sampaikan ke Komisi Yudisial (KY), bukan
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- RS Siloam ASRI Hadirkan Urinary Stone Center, Solusi Mengatasi Batu Saluran Kemih
- Program Diskon 50 Persen Tarif Listrik Masih Berlangsung Hingga Akhir Februari
- BKSDA Telusuri Informasi Kemunculan Harimau di Kerinci
- Saksi Ahli Paparkan Prinsip Kewajaran dalam Gugatan Merek di Sidang Sengketa Minyak Gosok
- Satgas Damai Cartenz Buru Komandan KKB yang Kabur dari Lapas Wamena
- BPKH Limited Perkenalkan Bumbu Khas Indonesia untuk Katering Jemaah Haji di Arab Saudi