Pupuk Kaltim Raih The Best CFO Award 2021

jpnn.com, JAKARTA - Direktur Keuangan dan Umum PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim/PKT) Qomaruzzaman meraih penghargaan The Best CFO Award 2021 dari Majalah SWA, pada Senin (13/12).
Qomaruzzaman dinilai berhasil menjalankan tugas dan fungsi dengan baik, dalam mendukung keberlangsungan bisnis perusahaan, di tengah kondisi dan tantangan industri masa kini.
Penghargaan ini menjadi motivasi bagi Qomaruzzaman untuk terus berkarya dalam mendukung peningkatan kinerja PKT secara keseluruhan, utamanya menjalankan proses bisnis dengan mencapai kinerja keuangan yang optimal.
“PKT secara terus menerus juga melakukan perbaikan berkelanjutan, melalui berbagai inovasi dalam meningkatkan performa Perusahaan secara keseluruhan,” ujar Qomaruzzaman.
Memasuki era Volatility, Uncertainty, Complexity and Ambiguity (VUCA), PKT telah menerapkan berbagai langkah strategis dalam mencapai kinerja optimal di bidang keuangan, sehingga mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan kinerja perusahaan.
Strategi tata kelola keuangan turut didukung pengembangan SDM di berbagai bidang, sebagai pondasi utama PKT dalam mencapai kinerja optimal.
Strategi tersebut berfokus pada Agile and Adaptive Organization, Millennial Empowerment, Innovation and Breakthrough Project, Learning Beyond Boundaries dan HR Digitalization.
“Seluruh upaya tersebut menunjukkan hasil optimal melalui pertumbuhan kinerja Perusahaan, dengan tingkat kesehatan dari aspek keuangan pada kategori Sehat AA,” kata Qomaruzzaman.
Pupuk Kaltim dinilai berhasil menjalankan tugas dan fungsi dengan baik dalam mendukung keberlangsungan bisnis perusahaan, di tengah kondisi dan tantangan industri masa kini.
- Ambil Alih 99% Saham CKBD, CBDK Hadirkan Hotel Bintang 5 di Kawasan NICE
- Pupuk Kaltim Buka Posko Mudik BUMN di Bandara Sepinggan
- Perhutani Hadirkan Posko Mudik BUMN 2025 di Pelabuhan Batam & Baubau
- Hizrah Bacan Fokus Mengembangkan Bisnis Madu Hijau
- Pupuk Kaltim Fasilitasi Ratusan Pemudik Asal Bontang & Samarinda ke Kampung Halaman
- Aset BUMN Tak Cukup Tutupi Utang, Pengamat: Ini Tanda Bahaya Serius