Puslabfor Mabes Polri Cari Penyebab Kebakaran Terminal 2E Bandara Soetta

jpnn.com - TANGERANG - Penyebab kebakaran yang terjadi di JW lounge, Terminal 2E Keberangkatan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Cengkareng, Minggu (5/7) hingga kini belum diketahui. PT Angkasa Pura (AP) II sebagai pengelola Bandara Soetta pun menyerahkan penyelidikan tentang penyebab kebakaran itu ke kepolisian.
"Untuk penyebab kebakaran di Terminal 2E Soetta, saat ini masih diselidiki. Kami menyerahkan hal tersebut kepada kepolisian," ujar Agus Haryadi, Head of Corporate Secretary & Legal PT Aangkasa Pura (AP) II saat mengelar jumpa pers di Bandara Soetta.
Penyelidikan tentang penyebab kebakaran itu ditangani langsung oleh Mabes Polri. Untuk itu, Mabes Polri mengerahkan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor).
"Penyebab kejadian saat ini sedang dalam tahap penyelidikan oleh Puslabfor Mabes Polri," tandas Agus.
Selain itu, upaya untuk mengatasi imbas kebakaran juga terus dilakukan. Terutama untuk mengatasi penumpukan penumpang akibat keterlambatan jadwal penerbangan.
Saat ini, Dirjen Perhubungan Udara, Dirjen Imigrasi, Kepala Otoritas Bandara Wilayah I Bandara Soekarno Hatta, Angkasa Pura II, Airnav dan maskapai sudah berkoordinasi menentukan langkah-langkah penanganan guna mengatasi delay dan menumpuknya penumpang.(chi/jpnn)
TANGERANG - Penyebab kebakaran yang terjadi di JW lounge, Terminal 2E Keberangkatan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Cengkareng, Minggu
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Raih Penghargaan PRIA Awards 2025, Pertamina Patra Niaga RJBB: Jadikan Motivasi untuk Terus Berinovasi
- Gus Ipul Pastikan Efisiensi Tak Ganggu Pelayanan Masyarakat di Kemensos
- Polda Metro: Penggunaan Bahu Jalan di Tol Efektif Kurangi Kepadatan
- Kejari Aceh Timur Eksekusi 2 Pelaku Judi dengan Hukuman Cambuk
- Program Biru School Alliance Dorong Kesadaran Lingkungan di Sekolah
- Prof Titik Mengkritisi Perluasan Kewenangan Kejaksaan dan Polri