Pussy Riots Mengaku Masuk Ke Lapangan di Final Piala Dunia

Saluran televisi internet Dozhd menyebut pengunjuk rasa pria adalah Pyotr Verzilov, salah satu anggotta Pussy Riots yang paling terkenal.
Dihujani dengan berbagai pertanyaan, Verzilov menjawab " saya mendukung Rusia, sama seperti kamu - bila kamu memang bekerja untuk Rusia juga."

"Saya kadang berharap ini masih tahun 1937.' ujar seorang pria yang tidak tampak dalam rekaman, merujuk ke tahun dimana pemimpin Uni Soviet ketika itu Stalin membungkam para pengkritiknya dengan keras.
External Link: Pussy Riot tweet: NEWS FLASH! Just a few minutes ago four Pussy Riot members performed in the FIFA World Cup final match — ”Policeman enters the Game”
Pussy Riot menjadi terkenal ke seluruh dunia setelah beberapa angota mereka yang mengenakan topeng muka menyanyikan lagu yang mengkritik Putin di Katedral di Moskow.
Dua diantara mereka termasuk istri Verzilov dihukum hampir dua tahun penjara karena protes tersebut.
Putin sendiri berada di stadion menonton pertandingan bersama dengan Presiden Prancis dan Kroasia, dan juga Presiden FIFA Gianni Infantino.
- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana