Ramadan di Australia: Tenaga Medis Asal Indonesia Dapat Dukungan dari Rekan Kerja

"Tapi kadang bisa juga di-booking untuk mereka untuk sekedar mengobrol atau menonton TV, intinya menemani para lansia," kata Sari.

"Kalau tidak ada support worker, mereka bisa jadi tidak berbicara dengan orang sama sekali, karenanya penting untuk menjaga kesehatan mental mereka," tambahnya.
Di kalangan warga lanjut usia, Sari mengatakan ada diantara mereka yang tidak pernah mengenal Muslim sebelumnya.
"Mereka sepertinya tidak memperhatikan [soal Muslim], jadi kalau saya datang pake hijab, mereka tidak tahu saya Muslim," ujar Sari yang sudah lebih dari 20 tahun tinggal di Australia.
Merayakan Lebaran Saat Pandemi Virus Corona

Sejumlah warga Indonesia di Australia berbagi pengalaman bagaimana mereka merayakan Idul Fitri saat masih ada pembatasan pergerakan dan aktivitas warga.
Di saat bulan Ramadan ini, Sari mengaku membutuhkan kesabaran lebih saat menghadapi warga lanjut usia.
"Mereka banyak yang sudah mengalami dementia, jadi setiap kali ketemu, mereka cerita hal yang sama," jelas Sari.
Di tengah pandemi virus corona di Australia, sejumlah tenaga medis dan kemanusiaan adalah Muslim dan tetap menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan
- Pemudik Diimbau Pulang Lebih Awal Hindari Puncak Arus Balik, Manfaatkan Diskon Tol
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Lonjakan Kendaraan di GT Kalikangkung Saat Arus Balik Lebaran Capai 158 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Angka Kecelakaan Mudik Turun, Anggota Komisi III Minta Semua Pihak Optimalkan Pelayanan