Ramadan, Kredit Konsumtif Naik

Kendati mengalami peningkatan, namun Budi mengaku pihaknya tidak ingin gegabah dalam memberikan kucuran kredit.
Dia menilai, iklim dunia usaha saat ini masih kurang begitu bagus. Sehingga pihaknya lebih selektif dalam melakukan verifikasi kredit yang diajukan nasabah.
“Kami tentu tidak ingin NPL tinggi. Meskipun banyak yang mengajukan namun kami tetap selektif,” tegasnya.
Tidak hanya dialami bank konvensional, meningkatnya penyaluran kredit juga dialami Bank Pengkreditan Rakyat (BPR) salah satunya PD Bank Gresik.
Direktur PD Bank Gresik, Al Kusani menyebut, hingga kuartal II/2017 pihaknya menyalurkan kredit hingga Rp 9 miliar.
Dari jumlah itu, kontribusi kredit konsumtif mencapai 70 persen lebih.
“Tahun ini kami mentargetkan penyaluran kredit secara keseluruhan Rp 36 miliar atau average Rp 3 miliar perbulan,” tandasnya. (fir/ris)
Penyaluran kredit konsumtif pada pekan pertama ramadan atau akhir Mei 2017 naik sekitar 5 persen.
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Pemudik Diimbau Pulang Lebih Awal Hindari Puncak Arus Balik, Manfaatkan Diskon Tol
- Lonjakan Kendaraan di GT Kalikangkung Saat Arus Balik Lebaran Capai 158 Persen
- Angka Kecelakaan Mudik Turun, Anggota Komisi III Minta Semua Pihak Optimalkan Pelayanan
- Salat Id di Wilayah Polres Priok Berjalan Khidmat Berkat Sinergi Masyarakat dan Aparat
- Ketua MUI Ajak Umat Islam Tetap Memiliki Integritas Seusai Ramadan
- Johan Rosihan PKS: Idulfitri jadi Momentum Membangun Negeri dengan Akhlak