Ramadhan, SBY Khatam Dua Judul Buku
Selasa, 16 September 2008 – 11:59 WIB

Ramadhan, SBY Khatam Dua Judul Buku
JAKARTA – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono Senin (15/9) mengundang pemimpin redaksi media cetak dan elektronik se-Indonesia untuk buka puasa bersama. Dalam kesempatan itu, presiden mengajak masyarakat selalu melihat segala sesuatu dalam kacamata kebaikan. Tidak hanya buku Harun Yahya yang membuat SBY terinspirasi. Ada satu buku lagi yang juga ditunjukkan kepada para Pemred. Yakni buku berjudul Menjadikan Puasa Lebih Bermakna karya Khalid bin Muhammad, cendekiawan Arab Saudi. ’’Dua buku ini sama-sama mengajarkan kebaikan,’’ kata SBY sembari menunjukkan dua bukunya tersebut.
SBY, rupanya, terinspirasi oleh buku yang telah selesai dibacanya. Yakni buku berjudul Melihat Kebaikan dalam Segala Hal. Buku tersebut ditulis cendekiawan Turki Harun Yahya. Lantaran begitu larisnya, buku tersebut telah diterjemahkan ke dalam 15 bahasa. ’’Ternyata semakin orang beriman, kualitas moralnya makin tinggi dan melihat semuaya dari sisi kebaikan,’’ kata SBY saat memberikan sambutan pada acara buka puasa bersama kemarin.
Baca Juga:
Buku tersebut, kata SBY, mengajari setiap orang agar berpikir positif, optimistis, dan berlomba-lomba dalam kebaikan. ”Saya mengajak hadirin sekalian, mari kita aplikasikan dalam hidup beragama, berbangsa, bernegara (sikap positif dan melihat segala hal dengan kebaikan),” ujarnya.
Baca Juga:
JAKARTA – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono Senin (15/9) mengundang pemimpin redaksi media cetak dan elektronik se-Indonesia untuk buka puasa
BERITA TERKAIT
- Menhut Beri Kabar Gembira Berkaitan Gunung Rinjani, Pendaki Sebaiknya Menyimak
- Unsur TNI AL Selamatkan Kapal MV Serenity-09 yang Mengalami Kerusakan Mesin di Samudra Pasifik
- Menko Polkam Budi Gunawan Tinjau Arus Balik Idulfitri 2025 di Jawa Timur
- Promo Arus Balik, KAI Beri Diskon 25 Persen untuk Tiket 13 Kereta, Cek Daftarnya
- Dirut PLN IP Apresiasi Ribuan Petugas yang Menjaga Kebutuhan Listrik saat Lebaran
- Kejaksaan Terancam Dilarang Usut Rasuah, Pakar: Senjakala Pemberantasan Korupsi