Ramalan Suku Maya Tetap Dirayakan di Meksiko
Jumat, 21 Desember 2012 – 15:16 WIB

Ramalan Suku Maya Tetap Dirayakan di Meksiko
MESKI ramalan suku maya tentang kiamat akan terjadi pada 21 Desember 2012 dipastikan hanya rumor, namun perayaan pergantian siklus kehidupan versi kalender suku maya tetap dirayakan di Meksiko. Ramalan suku Maya tentang kiamat, memang telah meresahkan dunia. Ketakutan akan akhir dunia, ditandai dengan bunuh diri massal, pemadaman listrik total, bencana alam, epidemi atau asteroid meluncur ke arah bumi telah beredar di internet menjelang 21 Desember.
Ribuan orang yang percaya mistis dan dunia spritual, dilaporkan memenuhi reruntuhan kota Maya pada Jumat (21/12). Mereka berkumpul di dekat situs peninggalan suku maya Chichen Itza sejak Kamis (20/12) malam. Perayaan ini diharapkan dapat memulai sebuah zaman keemasan bagi kehidupan manusia.
"Saya melihatnya sebagai perubahan energi, perubahan penjaga, perubahan kesadaran secara universal," kata Serg Miejylo, tukang kebun,29 tahun, asal Connecticut sebagaimana dikutip dari reuters.com, Jumat (21/12).
Baca Juga:
MESKI ramalan suku maya tentang kiamat akan terjadi pada 21 Desember 2012 dipastikan hanya rumor, namun perayaan pergantian siklus kehidupan versi
BERITA TERKAIT
- Gempa Myanmar, Korban Meninggal Dunia Mencapai 3.301 Orang
- Tornado Menyapu Amerika, 55 Juta Jiwa Terancam
- Trump Berulah, Macron Desak Perusahaan Prancis Setop Berinvestasi di Amerika
- Kanselir Jerman Sebut Donald Trump Merusak Tatanan Niaga Global
- Lebih dari 3.000 Orang Tewas Akibat Gempa Myanmar
- Update Gempa Myanmar: Korban Meninggal Dunia Mencapai 2.800 Orang