Rasmus Paludan
Oleh: Dhimam Abror Djuraid
Selasa, 24 Januari 2023 – 20:20 WIB

Politikus sayap kanan Swedia Rasmus Paludan membakar Al-Qur'an sebagai bentuk protes dan ungkapan kebebasan bereskpresi. Foto: REUTERS
Paludan sudah pernah melakukan aksi bakar Al-Qur'an pada 2019 dan 2022.
Pada 2022 lalu, Paludan dan kelompok Stram Kurs mengadakan pawai anti Islam dengan membakar Al-Qur'an di berbagai wilayah Swedia.
Pada 2019 Paludan pernah membakar Al-Qur'an yang dibungkus dengan daging babi.
Aksi-aksi itu disiarkan live melalui akun media sosial Paludan.
Hal ini dikecam keras oleh banyak pihak dan membuat akun pribadi Paludan diblokir selama sebulan oleh Facebook.
Paludan bukan satu-satunya politisi sayap kanan anti-Islam yang ada di Eropa.
Di Prancis, Marine Le Pen dikenal sebagai politikus yang anti-Islam dan mendapat dukungan cukup luas dari konstituen.
Pada Pemilihan Presiden 2022 lalu, Le Pen berhadapan dengan Emanuel Macron sebagai petahana.
Aksi pembakaran Al-Qur'an oleh Rasmus Paludan kali ini bukanlah aksi pertama. Paludan sudah pernah melakukan aksi bakar Al-Qur'an pada 2019 dan 2022.
BERITA TERKAIT
- Dunia Hari Ini: Unjuk Rasa di Turki Berlanjut, Jurnalis BBC Dideportasi
- NATO Klarifikasi soal Kematian Tentara AS Saat Latihan di Lithuania
- 4 Tentara AS Hilang di Lithuania Ditemukan Meninggal Dunia
- Dunia Hari Ini: Wali Kota Istanbul Ditangkap Sebelum Maju Jadi Capres
- HNW Dukung Usulan Erdogan Soal Hak Veto di DK PBB untuk Negara Mayoritas Muslim
- Nekat Bakar Al-Qur’an, Langsung Diburu dengan Sajam