Ratusan Driver Datangi Kantor Grab Lantaran Kebijakan Penurunan Insentif

"Rp 10 ribu itu masih kurang karena menyita waktu dan driver juga perlu modal terlebih dahulu. Sekarang tanpa pemberitahuan terlebih dahulu secara mendadak diturunkan jadi Rp 5 ribu," jelasnya.
"Kalau turunnya sekitar Rp 2 ribu mungkin tidak terlalu galau nian kawan-kawan. Ini sudah capai 50 persen turunnya," bebernya lagi.
Menurutnya, pekerjaan yang sedang dilakoninya ini memang sangat dibutuhkan untuk mencari nafkah, namun pihak manajemen sendiri diminta jangan bertindak sewenang-wenang.
"Kalau grab seterusnya selalu begini, mau tidak mau kami pilih mogok kerja," tukasnya.
Sementara itu, Fauzi, Perwakilan Manajemen Grab Indonesia Cabang Jambi, menyampaikan, pihaknya sudah menjelaskan apa-apa yang menjadi pertanyaan dari para driver kepada pihak manajemen.
"Persoalannya ini hanya miss komunikasi saja. Jadi kalau ada miss komunikasi dan mitra-mitra yang mau menyampaikan keluhannya pasti kita terima," katanya.
Dirinya pun menegaskan, soal penurunan insentif yang dikeluhkan oleh para driver ini tidak benar adanya. Bahkan, Fauzi menyatakan, bahwa tidak ada penurunan insentif yang dilakukan oleh pihak manajemen.
"Sebenarnya tidak ada penurunan insentif sama sekali, hanya salah pemahaman saja," bebernya.
Ratusan driver atau pengemudi yang merupakan mitra dari Grab Indonesia, mendatangi kantor manajemen Grab Indonesia Cabang Jambi, di kawasan Ratu Convention Center (RCC), Kamis (21/2).
- Penusukan Anggota Brimob di Jambi Terjadi di Hotel, Kok Bisa?
- Sadis, 5 Pemuda Ini Tusuk Anggota Brimob, Korban Juga Dipukul
- Istri Polisi Tersangka Penipuan Ponzi, Sahroni Minta Suami Wike Juga Diperiksa
- 4 Anggota Mafia Narkoba Asal Jambi Ini Segera Diadili
- Kebakaran di Tanjungjabung Timur Jambi, 15 Rumah Ludes, Seorang Kakek Tewas
- Agus Selamat, Sulthon Kritis Diserang Geng Motor