Ratusan Gajah Afrika Mati Secara Misterius, Apa Penyebabnya?

Pada bulan Juni tahun ini, laporan kematian misterius sejumlah gajah mulai menyeruak, berawal dari Botswana di selatan Afrika.
Hewan-hewan yang sekarat dikabarkan dalam kondisi lemah, kurus, kehilangan orientasi dan bahkan setengah lumpuh. Seorang saksi melihat salah seekor gajah berputar-putar dan tidak bisa berbalik arah.
Bangkai gajah-gajah tersebut dibiarkan utuh, mengesampingkan kemungkinan perburuan liar.
Setiap pekan ada lebih banyak berita tentang kematian gajah. Pada bulan Juli, Pemerintah Botswana menyatakan ratusan gajah telah mati karena penyakit yang tidak diketahui.
Sebagian besarnya berada di kawasan Okavango Panhandle, delta di pedalaman yang terkenal dengan satwa liarnya.
Gajah Afrika punah dengan cepat, sebagian besar karena perburuan gading, dan Botswana menguasai sepertiga populasi gajah di benua Afrika.
Ada kekhawatiran akan terjadi ledakan kematian gajah yang tak terkendali, jika penyebabnya tidak cepat ditemukan.
Pada akhir Juli, 330 ekor gajah telah dipastikan mati dengan penyebab yang tidak diketahui.
Pada bulan Juni tahun ini, laporan kematian misterius sejumlah gajah mulai menyeruak, berawal dari Botswana di selatan Afrika
- Siklon Alfred 'Tak Separah yang dibayangkan', Warga Indonesia di Queensland Tetap Waspada
- Dunia Hari Ini: Mantan Presiden Filipina Rodrigo Duterte Ditangkap di Bandara
- 'Selama Ini Ternyata Saya Dibohongi': Kerugian Konsumen dalam Dugaan Korupsi BBM
- Keberadaan Seorang Warga Indonesia di Tasmania Sempat Dikhawatirkan
- Dunia Hari Ini: Angin Kencang Mulai Menghantam Pesisir Timur Australia
- Warga Indonesia Dilaporkan Hilang di Tasmania Setelah Putus Kontak dengan Keluarga