Ratusan Hektare Tanaman Padi di Lombok Tengah Terancam Gagal Panen, Ini Penyebabnya

"Tetapi itu arealnya masih sangat terbatas, selain itu tidak ada lagi yang bisa diandalkan," ucapnya.
Dikatakan Syarifuddin, para petani saat ini hanya bisa pasrah sambil menunggu hujan turun.
Pasalnya, hampir 80 persen sawah di Desa Kateng belum dapat terjangkau dengan sumber air.
"Hanya menunggu hujan, berharap, dan berdoa agar bisa hujan," pungkasnya.
Ditemui terpisah, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Tengah Taufikurrahman Pua Note membenarkan petani di Desa Kateng terancam gagal panen.
Dia menyebutkan jumlah luas lahan sawah di Desa Kateng sendiri seluas 827 hektare, dan tegalan seluas 420 hektare.
"Dalam kondisi terancam seluas 600 hektare, terutama yang ada di bagian utara Desa Kateng," katanya.
Taufikurrahman pun tak mampu berbuat banyak dengan kondisi cuaca tersebut.
Ratusan hektare tanaman padi milik petani di Lombok Tengah terancam gagal panen, ini penyebabnya
- Mau Mandi di Sungai, Warga Temukan Meriam
- BMKG Sebut Jakarta Diliputi Awan Tebal Hari Ini, Ada Hujan Juga
- Prakiraan Cuaca Hari Ini, Warga Jakarta Siap-Siap Bawa Payung
- Peringatan BMKG: Cuaca Ekstrem Hantam Jalur Mudik di Jateng
- Seusai Bertemu Gubernur Jateng, Kepala BMKG Minta Pemudik Waspada Saat Mudik Lebaran 2025
- 80 Rumah di Lombok Tengah Rusak Diterjang Angin Puting Beliung