Ratusan Mahasiswa Mengikuti PKKMB Politeknik Industri Petrokimia Banten

Dan kini, setelah berhasil mewujudkan pembangunan Politeknik Industri Petrokimia Banten, tahun ini dimulai penyelenggaraan pendidikan untuk angkatan pertama.
Pada kesempatan yang sama, Ketua umum Asosiasi Industri Olefin, Aromatik, dan Plastik Indonesia (Inaplas) Suhat Miyarso menyampaikan industri petrokimia saat ini tengah membutuhkan SDM yang kompeten dan spesifik pada bidang petrokimia. Oleh karena itu, industri dan asosiasi bekerjasama dengan BPSDMI demi mencapai tujuan tersebut.
“Sekarang kebutuhan karyawan minimum harus D3, karena teknologi yang dipakai sekarang makin maju sehingga dibutuhkan karyawan yang kompeten dan berdedikasi tinggi,” tutur Suhat.
“Industri petrokimia ini belum ada yang sama, dan politeknik lain biasanya umum. Kalau di sini, jurusan mesinnya memang khusus untuk petrokimia. Dalam pendidikannya setengahnya akan praktik di pabrik dan setengahnya di kampus,” tambah Suhat.(chi/jpnn)
Para mahasiswa akan ditempatkan kerja pada mitra industri petrokimia yang bekerja sama dengan Politeknik Industri Petrokimia Banten.
Redaktur & Reporter : Yessy Artada
- Mendalami Budaya, Mahasiswa Prodi Fashion Binus University Trip ke Pekalongan
- Kemenperin Segera Diskusi dengan Gubernur Bali soal Pelarangan AMDK di Bawah 1 Liter
- Polda Jabar Amankan Mahasiswa PPDS Unpad yang Perkosa Pasien RSHS Bandung
- Wali Kota Farhan Prediksi Perantau ke Bandung Tak Sampai 5.000 Orang
- Kerja Sama TNI-Unud Disorot, Kolonel Agung Bilang Begini
- Kapolres Cari Akun Penyebar Berita Polsek Cakung Minta Tebusan Mahasiswa yang Ditangkap