Ratusan Massa Aksi Demo Omnibus Law di Medan Diamankan, Tiga Reaktif Covid-19

Soal seperti apa status para pemuda itu, Riko belum bisa memastikan, sebab harus melalui berbagai pemeriksaan.
“Masih pemeriksaan. Belum tahu (apakah dipulangkan), kan proses pemeriksaannya masih berjalan,” jelasnya.
Kondisi yang tak lagi mengedepankan protokol kesehatan, Riko pun mengakui melakukan rapid test di lokasi terhadap ratusan yang diamankan tersebut. Hasilnya, tiga reaktif.
“Kami tes Covid-19 kok. Ini sudah di tes Covid-19 mereka. Sementara tiga orang reaktif dari yang kami amankan,” ungkapnya.
“Untuk massa yang diamankan langkah selanjutnya akan kita cek asal usulnya. Sedang kami data pelajar atau bukan. Banyak yang menggunakan almamater mahasiswa tetapi setelah kami cek bukan mahasiswa, itu informasi awal,” tuturnya.
Dalam aksi ini, selain ratusan massa yang diamankan. Beberapa bagian di gedung DPRD Sumut mengalami rusak. Kaca-kaca pecah dan batu-batu berserakan di halaman gedung.
BACA JUGA: Dua Bandit Bersenpi Todong Ibu dan Anak, Keok Saat Hadapi Bripka Rommy, tuh Tampangnya
Selain itu, ada tujuh polisi yang terluka. “Untuk personel yang luka-luka ada tujuh, satu Polwan. Saat ini, mereka sedang dirawat,” pungkasnya. (nin/pojoksatu)
Aksi demo penolakan Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja di Medan, Sumatera Utara, berakhir ricuh, Kamis (8/10/2020).
- ASN Medan Dilarang Menambah Libur Lebaran 2025
- Pacar Minta Dinikahi, Edi Kesal, Nyawa Kekasih Melayang
- RUU TNI Disetujui DPR, Warga Medan Langsung Berbagi Takjil
- Bobby Nasution Batal Hadiri Pisah Sambut Walkot Medan, Gerindra: Jangan Dibesar-besarkan
- Kapolda Sumut & Ketua Bhayangkari Jenguk Bocah Korban Penganiayaan Asal Nias Selatan
- Kapolda Sumut Bantu Pengobatan Bocah Perempuan Korban Penganiayaan di Nias Selatan