Ratusan Warga di Mataram Mendadak Mengaku Keluarga Mampu Gara-Gara Kejadian Ini
Jumat, 27 November 2020 – 18:45 WIB

Pendamping PKH saat menyemprot rumah warga yang mendapat bantuan program PKH dari Kementerian Sosial. Foto: diambil dari Lombok Post
Labelisasi dilakukan Pemkot Mataram untuk meng-update data penerima PKH dan memverifikasi ulang data warga.
Untuk menghindari agar program PKH tidak salah sasaran.
“Kadang selama ini pendamping PKH tidak tahu mana rumah penerima manfaat ini. Dengan adanya labelisasi ini sekarang kami tahu mana yang layak dan tidak mendapatkan program ini,” ujar Leni.
Selama ini, penerima PKH terlalu nyaman dengan bantuan. Sehingga mereka tidak mau naik kelas. (ton/r3)
Kurang dari dua pekan, hampir 200 warga di Mataram menyatakan diri sebagai keluarga mampu.
Redaktur & Reporter : Adek
BERITA TERKAIT
- Pram-Rano Cairkan Bansos Rp 900 Ribu untuk Penerima KLJ, KAJ, dan KPDJ
- Rano Sebut Bansos untuk Lansia-Disabilitas agar Tak Pinjam ke Bank Keliling
- Kemenag: 7 Calon Jemaah Haji Asal Kota Mataram Meninggal Dunia
- Tebar Bansos, Aguan & Buddha Tzu Chi Perbaiki Ratusan Hunian Tak Layak di Jakarta
- Semarak Ramadan 2025, Petrokimia Gresik Tebar Bansos hingga Rp 682,5 Juta
- Genjot Upaya Kikis Kemiskinan di Jateng, Gubernur Luthfi Gelontorkan Bansos