Reaksi Slamet PKS Soal Dana Bantuan Konservasi dan Perubahan Iklim

Untuk itu, tambahnya, Fraksi PKS tidak mengharapkan misi hibah yang diberikan berujung pada rekomendasi kebijakan yang pada akhirnya akan merugikan Indonesia sebagai sebuah bangsa.
“Kami mengkhawatirkan studi-studi kelayakan, studi pembangunan yang dibiayai oleh mitra pembangunan pada akhirnya, data yang tersedia digunakan untuk menyudutkan pemerintahan Indonesia. Oleh karena itu, Fraksi PKS meminta KLHK dalam hal ini untuk secara selektif dan dengan prinsip kehati-hatian dalam melakukan sharing data dan informasi,” ujar Slamet.
Lebih lanjut, pengurus pusat PKS ini memperingatkan dana hibah luar negeri harus di kelola secara transparan dan akuntabel.
“Fraksi PKS juga mendorong pemerintah untuk mencatat dan memantau dana-dana hibah luar negari yang diperuntukkan bagi Lembaga-lembaga swadaya masyarakat. Kita perlu hati-hati akan adanya kepentingan-kepentingan lain yang dapat merugikan bangsa Indonesia,” pungkas Slamet.(jpnn)
Yuk, Simak Juga Video ini!
Fraksi PKS mencatat Indonesia mendapat komitmen/janji dari negara-negara maju berupa dana kerja sama luar negeri hingga mencapai USD 1.1 miliar.
Redaktur & Reporter : Friederich
- 24 Jam Nonstop, Posko Mudik Lebaran DPW PKS Banten Sediakan Fasilitas Pijat Relaksasi
- Komisi VI DPR Sidak Jasa Marga, Pastikan Kesiapan Arus Mudik Lebaran 2025
- Yanuar Arif Melepas Ribuan Peserta Program Mudik Gratis dengan Kereta Api
- PKS Ajak Yatim, Piatu, & Duafa Belanja Baju Lebaran Gratis
- Misbakhun Buka-bukaan Data demi Yakinkan Pelaku Pasar di Bursa
- Aksi Tolak RUU TNI Masih Berlangsung, Sejumlah Pedemo Dibawa Sukarelawan Medis