Real Madrid vs Ajax: Lubang Besar di Lini Belakang Tuan Rumah

“Ramos memang sosok pemimpin bagi tim ini. Akan tetapi kami punya cukup pemain yang berpengalaman dan berkualitas untuk menggantikan posisinya di pertandingan ini,” tutur Solari dalam situs resmi UEFA.
Pelatih 42 tahun itu tak memungkiri jika musimnya sudah 'runtuh'. Termasuk kekalahan beruntun di el clasico dengan jarak waktu kedua laga tak sampai 72 jam.
“Tim ini memiliki karakter dan ini waktu yang pas buat kami menaruh konsentrasi di Liga Champions. Semua pemain bekerja keras untuk pertandingan ini,” kata Solari.
Meski Solari terdengar optimis soal peluangnya meraih trofi Liga Champions buat ke-14 kalinya namun eks pelatih Ajax, Barcelona, Bayern Muenchen, dan Manchester United Louis van Gaal tak sepakat.
Yang disasar kritik oleh pelatih yang membawa Ajax juara Liga Champions 1994-1995 itu adalah bek tengah Real Varane. Cara bek Prancis yang jadi skuad juara dunia 2018 itu bermain tidak sesempurna yang dikira.
“Kalau melihat Varane maka saya berpikiran jika Ajax masih peluang buat menang melawan mereka. Varane meninggalkanya banyak lubang di belakangnya dan dia selalu lebih fokus kepada bola ketimbang menjaga pemain lawan,” tutur Van Gaal kepada Ziggosport.
Menurut Van Gaal, daripada penampilan Varane maka bek muda Ajax Mathijs de Ligt punya kemampuan lebih baik. Meski masih 19 tahun, visi bermain De Ligt lebih mumpuni ketimbang Varane.
Ramos yang tak bermain karena mendapat hukuman UEFA kepada NUSport kemarin berkata kalau pertandingan lawan Ajax tak ubahnya sebuah final bagi Real. Seperti musim lalu, hanya Liga Champions yang membuat Real bisa mengangkat kepala dan menepuk dada atas Barcelona. Boleh Barca meraih double winners domestik.
Liga Champions menjadi satu-satunya harapan Real Madrid bisa mengangkat piala musim ini, meski kans di La Liga belum sepenuhnya habis.
- Hasil Copa del Rey: Kalahkan Atletico, Barcelona Tantang Real Madrid di Final
- Barcelona dan Real Madrid Jadi Pengubur Mimpi Atletico Madrid
- Piala Raja, Real Madrid Melaju ke Final Setelah Menundukkan Sociedad
- El Clasico atau Derbi Madrid di Final Copa Del Rey?
- Ancelotti Sebut Mbappe Punya Kesempatan Menyamai Rekor Ronaldo di Real Madrid
- Hajar Osasuna, Barcelona Kukuh di Puncak Klasemen Liga Spanyol